Bupati Lombok Tengah Launcing ILP Layanan Primer Kesehatan Berbasis Digitalisasi di Puskesmas Puyung Jonggat.
Mandalikatoday-Lombok Tengah,(NTB) – Bupati Lombok Tengah Launching dan peluncuran ILP (Integrasi Layanan Primer) berbasis pelayanan digital dan terintegrasi yang dilaksanakan Oleh Dinas Kesehatan Lombok Tengah di Puskesmas Puyung, dalam rangka mengoptimalisasi Pelayanan Kesehatan kepada masyarakat yang telah diterapkan di Seluruh Puskesmas di lombok tengah, dan hari ini dilauncing oleh Bupati HL. Pathul Bahri SIP M.AP. di Puskesmas Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu 21/08/2024.
Dalam acara tersebut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah Dr. Suardi SKM, MPH., dan Sekretaris, beserta jajaran kepala bidang (Kabid), dan semua Kepala Puskesmas yang di 12 Kecamatan Selombok Tengah.
Kemudian hadir juga Kadiskominfo Lombok Tengah Drs. H. Muhammad. Camat Jonggat beserta para tamu undangan lainnya dari ruang lingkup kecamatan Jonggat.
Pada kesempatan tersebut Bupati mengatakan, acara launching ILP ini merupakan agar kita mengoptimalisasi seluruh pelayanan kegiatan yang ada di puskesmas puskesmas itu semuanya terkoneksi dengan memakai layanan yang terintegrasi dengan satu sama lainnya dan pelayanan tersebut tidak lagi memakai layanan yang disebut dengan istilah poli anak ataupun poli-poli yang lainnya karena sudah tergantikan dengan sistim kluster atau usia siklus hidup.
“Kluster pertama adalah manajemen, kluster kedua, kesehatan ibu dan balita, kemudian kluster ketiga adalah kluster dewasa dan lansia kemudian kluster keempat yaitu pencegahan penyakit menular, dan kluster kelima adalah kluster ruang inap gawat Sarurat (IGD),” Ucap Bupati.
“Sedangkan untuk penyakit tidak menular itu, ada di kluster kelima ini sudah terintegrasi diseluruh kabupaten Lombok Tengah, ini semua kita lakukan untuk menunaikan hajat pemerintah dalam mengisi RPJMN. untuk memberikan kemudahan yang akan didapatkan masyarakat itu sudah jelas,” kata bupati. Misalnya usia pasien mulai dari usia 15 sampai dengan 40 tahun sudah masuk dalam kluster ketiga karena disana sudah termasuk dalam kategori usia dewasa dan lansia.
“Sementara itu pelayanan sudah tidak memakai pelayanan kertas namun sudah tergantikan dengan administasi pelayanan rekam medik elektronik atau sistim digitalisasi yang terintegrasi satu sama lainnya. Program ILP ini sudah dilaksanakan di setiap puskesmas. ‘karena Sebelumnya Dinas Kesehatan sudah melakukan edukasi terlebih dahulu, sehingga hal itu bisa kita launching pada hari ini juga,” Jelas Bupati.
MT-01









