Aksi Solidaritas NGO Loteng , Minta Polda NTB Copot Kapolres dan Kasad Reskrim Lombok Tengah Atas Penahanan Aktivis Pejuang Keadilan Lahan KeK Mandalika.
Mandalikatoday-Lombok Tengah,(NTB) – Para NGO Loteng persiapan Aksi Demo di Depan Mapolres Lombok tengah, meminta Kapolda Copot Kapolres dan Kasat Reskrim, termasuk evaluasi semua penyidik lama di Reskrim kabupaten lombok tengah. Karena Oknum-oknum Polisi seperti iniah yang mencoreng nama istitusi polri, kepercayaan masyarakat terhadap instusi ini kurang harmonis,” tutur Ketua Ampes Lombok Tengah kepada Mandalikatoday-com Jum,at 07/03/2025.
“Lanjut Ketua Ampes, Lalu Subadri. Kalau kita melihat dari
Kasus Saudara Alus seorang Aktivis Pejuang Keadilan dan kebenaran ini, mana lebih kejam pihak ITDC
yang sampai sekarang lahan masyarakat lingkar selatan belum mereka selesaikan atau bisa kita katakan mereka RAMPAS dari tangan masyarakat dengan saudara kita ALUS yang hanya melalukan pengancaman tersebut.
Dan itu menjadi perbandingan yang seharusnya bandingkan oleh oknum-oknum penyidik polres lombok tengah tersebut padahal kasus besar yang di tangani dan sampai detik ini oknum kontraktor yang mengancam penembakan terhadap masyarakat kita diselatan belum di tangkap. Ini merupakan hukum polisi tajam kebawah tumpul keatas,” Ungkap Lalu Subadri.
Kami Sebagai Aktivis sepakat dengan kawan-kawan waktu kami berdiskusi, sudah saatnya TNI-Polri harus di bawah kementerian.
Bahkan Aparat di loteng, Isu beredar diluar Kawan-kawan aktivis dijadikan target sama oknum-oknum polres lombok tengah ini,
Seharusnya mereka yang di polres lombok tengah, Para aktivis itu sebaiknya dijadikan mitra untuk penegakan hukum bukan di jadikan target Penangkapannya,” Cetus Subadri.
Ternyata bener kata pepatah lama, Siapa yang bayar pasti akan jadi pemenang dalam persoalan Kasus Hukum, maka boleh di katakan.
Hukum tajam kebawah tumpul keatas.
Salam dari Kami para Aktivis Pejuang Keadilan dan Kebenaran,” Tutup lalu Subdri









