Komisi IV, Rekomendasikan Pemda Loteng Bentuk Tim Verifikasi Klarifikasi Soal Angka Anak Putus Sekolah. - Mandalikatoday




Home / Politik

Kamis, 17 April 2025 - 00:54 WIB

Komisi IV, Rekomendasikan Pemda Loteng Bentuk Tim Verifikasi Klarifikasi Soal Angka Anak Putus Sekolah.

Komisi IV, Rekomendasikan Pemda Loteng Bentuk Tim Verifikasi Klarifikasi Soal Angka Anak Putus Sekolah.

 

Mandalikatoday-Lombok Tengah,(NTB) – Komisi IV DPRD Lombok Tengah (Loteng), Merekomendasikan Pemerintah Daerah (Pemda) Loteng, untuk membentuk tim verifikasi klarifikasi terkait jumlah data anak putus sekolah di Kabupaten Lombok tengah.

Sedangkan kemarin (Jumat 11/4), komisi IV DPRD telah duduk bareng bersama Lima instansi yang dinilai memiliki wewenang atau tugas dalam hal pengelolaan data.

Lima instansi tersebut masing-masing Tiga berasal dari Lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Loteng, yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Duckapil).

Selanjutnya Instansi partikel Seperti Kementerian Agama (Kemenag) Loteng dan Kepala Cabang Daerah (KCD) Dikbud NTB.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Loteng  4 Ranperda Usulan Pemerintah Daerah Tentang Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Dan Penyertaan Modal BUMD di Syahkan.

Ketua komisi IV DPRD Loteng H. Mayuki mengatakan, pihaknya Sengaja duduk bareng bersama Lima instansi tersebut di atas, guna membahas teknis agar tim verifikasi klarifikasi data anak putus sekolah di Loteng segera dibentuk.

Dengan tujuan untuk Mengklarifikasi jumlah angka putus sekolah yang sebenarnya, apakah sesuai dengan jumlah yang diberitakan sebelumnya, yang tembus sampai 15 ribu lebih atau tidak,” ungkapnya.

“Setelah kami lakukan verifikasi klarifikasi bersama Lima instansi, ternyata ada 14.212 orang putus sekolah di Loteng, dengan sebaran kasus berbeda beda,” katanya Jum’at (11/4).

Sebaran kasus yang berbeda-beda yang dimaksudkan jelas ketua DPC PPP Loteng ini, tidak hanya putus sekolah semata. Melainkan pertama disebabkan Drop Aot (DO), atau anak yang tidak sekolah dan putus sekolah berjumlah 2. 833.

Baca Juga :  Pimpinan Ponpes Darul Muhsinin NWDI Sakra Selatan Siap Menangkan Zul-Uhel Arahan Tuan Guru Bajang.

Sedangkan yang Lulus Tidak Melanjutkan (LTM) sebanyak 2.741, selanjutnya belum pernah Bersekolah sama sekali (BPB) sebanyak 8.638, sehingga total keseluruhannya berjumlah 14.212.

“Data di atas diterima langsung dari Dikbud, Kemenag, KCD Dikbud NTB, DPMD dan Duckapil, saat kita lakukan verifikasi klarifikasi di ruang Komisi IV DPRD Loteng, dan sebaran data tersebut ada di masing-masing kecamatan se Lombok tengah dengan kasus berbeda beda,” jelasnya.

Awal mula munculnya angka 15 ribu lebih anak Loteng putus sekolah, berawal dari pernyataan Wakil Bupati Loteng Dr. HM. Nursiah. Sehingga hal tersebut melahirkan kegelisahan dan informasi tersebut tembus ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud ristek) Republik Indonesia.

Melalui wakil ketua Dua DPRD Loteng H. Lalu Sarjana, wakil Ketua Komisi Sepuluh DPR RI Lalu Hadrian Irfani, meminta untuk memperjelas data yang sudah naik di media, terkait jumlah angka anak putus sekolah di Loteng.

Baca Juga :  Jelang Pilkada 2024, Ketua Prima NTB Ajak Masyarakat Jaga Situasi Aman dan Kondusif

Dasar inilah yang membuat dirinya selaku ketua komisi IV DPRD Loteng, yang membidangi Pendidikan, memanggil Lima instansi yang berhubungan langsung dengan persoalan tersebut, untuk diklarifikasi.

“Info ini datang dari wakil Bupati Loteng, makanya kita minta data valid, apakah data yang di sampaikan beliau sahih atau tidak, makanya kami bentuk tim Verifikasi klarifikasi dengan Mengundang Lima instansi yang berhubungan langsung dengan persoalan itu, dan ternyata hasil tim verifikasi klarifikasi tersebut tidak sampai 15 ribu lebih melainkan berjumlah 14.212,” tutupnya.

(JB)

Share :

Baca Juga

Politik

Reses Perdana Baiq Fatmawati Masa Sidang Ke-ll di Desa Puyung Serap Aspirasi Rakyat.

Politik

Calon Wakil Gubernur NTB Abah Uhel Sowan Kesekotong Temui Miq Dar.

Politik

Politik

Kasi Propam Polres Lombok Utara Terima Kunjungan Bid Propam Polda NTB, Minta Seluruh Personil Netral Dalam Pemilu 2024

Politik

Sembilan Lembaga Survei Sejak Maret 2024 Masih Menempatkan Zul-Uhel Tertinggi

Headline

Lalu Muhibban Serahkan Bantuan Sembako untuk Konstituennya di Kampung Meteng

Headline

Amankan Nomor Urut 5, Suhardi Usung Filosofi Ikhtiar, Beasiswa Pendidikan, dan Genjot PADes Aik Darek

Politik

Bupati Lombok Tengah Ketua DPD Partai Gerindra NTB, Minta Kader Dan Relawan Tak Euforia Berlebihan