Gerakan Ibu Peduli Gizi, Bqhayangkari Lotara dan Chili Community House Sinergi Cegah Stunting Lewat Dapur Keluarga - Mandalikatoday




Home / Demo

Rabu, 8 Oktober 2025 - 08:59 WIB

Gerakan Ibu Peduli Gizi, Bqhayangkari Lotara dan Chili Community House Sinergi Cegah Stunting Lewat Dapur Keluarga

Gerakan Ibu Peduli Gizi, Bqhayangkari Lotara dan Chili Community House Sinergi Cegah Stunting Lewat Dapur Keluarga

 

Mandalikatoday-Lombok Utara ,(NTB) – Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Lombok Utara terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, menggagas lomba memasak makanan bergizi bekerja sama dengan PAUD Chili Community House, di Aula Sarja Arya Racana Polres Lombok Utara, Selasa (7/10/2025).

Kegiatan bertema “Masakan Sederhana, Murah, Bergizi, Cegah Stunting, Cerdaskan Anak Bangsa” itu diikuti 34 wali murid yang tergabung dalam 17 kelompok. Para peserta menampilkan kreasi menu sehat tanpa penggunaan MSG, dengan pendampingan tenaga medis dari Poliklinik Polres Lombok Utara (Dokkes).

Dalam kesempatan itu, Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut berawal dari kepedulian bersama terhadap pola makan anak dan kesadaran pentingnya gizi seimbang dalam keluarga.

Baca Juga :  PKK Lombok Tengah Berbagi Berkah Ramadhan

“Ini sebenarnya gayung bersambut. Saya menginisiasi, dan teman-teman di Chili mendukung penuh. Para ibu di Chili sangat peduli dengan apa yang disantap anak-anaknya, dan itu membanggakan. Mereka tahu betul kebutuhan gizi anaknya,” ujar Ny. Heny.

Menurutnya, lomba memasak bukan sekadar ajang kreativitas, tetapi juga bentuk evaluasi langsung terhadap pemahaman orang tua tentang makanan sehat.

“Kami ingin menguji langsung, bukan hanya memberikan informasi satu arah. Ibu adalah guru pertama dan panutan utama bagi anak-anaknya. Pencegahan jauh lebih penting dan lebih murah dibanding pengobatan,” tegasnya.

Selain lomba memasak, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan program Polisi Sahabat Anak, yang melibatkan 110 anak PAUD Chili House. Mereka diajak mengenal tugas-tugas kepolisian di lingkungan Mapolres Lombok Utara sebagai bagian dari edukasi karakter dan disiplin sejak dini.

“Anak-anak perlu tahu bahwa keamanan dan ketertiban adalah hasil kerja sama semua pihak, termasuk mereka. Dukungan gizi yang baik juga membentuk calon pemimpin masa depan,” ujar Ny. Heny menambahkan.

Baca Juga :  Gelar Lomba Posyandu Cempaka ll Tingkat Provinsi di Desa Labulia Kecamatan Jonggat Tahun 2025.

Ia menilai, kesadaran masyarakat terhadap bahaya stunting masih perlu ditingkatkan.

“Banyak orang tua yang menganggap Stunting tidak berbahaya, padahal dampaknya sangat besar bagi masa depan anak. Stunting adalah penghambat generasi emas—musuh kita bersama,” katanya.

Pendiri Chili Community House, Noor Ain Hussin, Ph.D., menuturkan bahwa kerja sama dengan Bhayangkari Lombok Utara lahir dari kesamaan visi untuk mengedukasi masyarakat, khususnya ibu dan anak-anak, tentang pentingnya gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami sering berdiskusi untuk membuat program yang bermanfaat bagi masyarakat Lombok Utara, terutama yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan keluarga. Dari situ muncul ide lomba memasak bergizi—edukatif, menyenangkan, dan mudah diterima masyarakat,” ujar Noor Ain.

Ia menjelaskan bahwa Chili Community House menerapkan pendekatan learning by doing untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini. Anak-anak diajak menanam sayuran di kebun sekolah, mengolahnya, dan mengenal cita rasa alami tanpa bahan tambahan.

Baca Juga :  Strong Point Pagi Hari Polsek Pemenang, Jaga Kondusifitas dan prioritaskan keselamatan Anak Sekolah

“Kami tidak hanya mengajarkan teori, tetapi menanamkan kebiasaan. Anak-anak belajar bahwa makanan sehat tidak harus mahal, cukup dari bahan lokal sederhana,” jelasnya.

Menurutnya, keterlibatan orang tua menjadi faktor penentu keberhasilan edukasi gizi.

“Kebiasaan makan terbentuk di rumah. Saat orang tua ikut terlibat dalam kegiatan seperti ini, mereka menjadi teladan nyata bagi anak-anak,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas lembaga seperti Bhayangkari dan Polres merupakan contoh konkret gotong royong untuk membangun generasi yang sehat dan cerdas.

“Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tapi juga sosial dan pendidikan. Dengan dukungan semua pihak, pesan edukasi bisa menjangkau masyarakat lebih luas,” ujarnya.

Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang digagas Bhayangkari tersebut.

(JB)

Share :

Baca Juga

Demo

Kapten Inf Suliono Bekali Santri Madrasah Aliyah Qamarul Huda Bagu Bela Negara

Demo

Dinamika Hearing Publik Disdikbud Loteng: LINK NTB Tuntut Kejujuran, Kadisdikbud Pilih Jalur Hukum Jika Tidak Puas

Demo

Polda NTB Gelar Rapat Kesiapan Pengamanan Pilkada Serentak 2024

Demo

Patroli Rutin Polres Loteng Antisipasi Aksi Kenakalan Remaja Pada Malam Hari

Demo

Kapal Polisi XXI-1001 Gelar Bersih Pantai Bersama Pelajar di Gili Tapan Sumbawa

Demo

Patroli Malam Polsek Pemenang Tingkatkan Keamanan di Pelabuhan Bangsal

Demo

Polres Sumbawa Gelar Doa Lintas Agama Jelang Hari Raya Bhayangkara ke-78

Demo

Kapolres Loteng Dampingi Tim Was Ops Tinjau Pos Pengamanan Di Praya.