Kapolres Agus Purwanta Teguhkan Budaya Nasionalisme Lewat Penghentian Aktivitas Serentak Setiap Pagi - Mandalikatoday




Home / Budaya

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:32 WIB

Kapolres Agus Purwanta Teguhkan Budaya Nasionalisme Lewat Penghentian Aktivitas Serentak Setiap Pagi

Kapolres Agus Purwanta Teguhkan Budaya Nasionalisme Lewat Penghentian Aktivitas Serentak Setiap Pagi

 

Mandalikatoday-Lombok Utara,(NTB) – Kepolisian Resor Lombok Utara menjadikan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya setiap pukul 10.00 Wita sebagai budaya harian yang tak terpisahkan dari aktivitas pelayanan publik. Tepat pada waktu tersebut, seluruh pelayanan berhenti total, personel dan masyarakat berdiri tegap, lalu bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan.

Budaya ini telah diterapkan sejak Januari 2025, tak lama setelah AKBP Agus Purwanta, S.I.K. resmi menjabat Kapolres Lombok Utara. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto serta sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental. Hal ini juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Baca Juga :  Tingkatkan Mutu Pendidikan di Loteng Program Yaga Yingde Group Berikaan Bantuan Dana Untuk Orang Miskin.

Kapolres Lombok Utara menjelaskan bahwa budaya menyanyikan Indonesia Raya di Area layanan publik menjadi motor penggerak pembangunan karakter bangsa

AKBP Agus Purwanta menegaskan bahwa filosofi utama dari kebijakan ini adalah mengembalikan semangat pengabdian kepada negara dalam setiap tugas kepolisian.

“Kami ingin setiap anggota kembali mengingat bahwa apa pun yang mereka kerjakan adalah bentuk pengabdian kepada negara. Menyanyikan Indonesia Raya setiap pagi menjadi pengingat yang paling sederhana, tetapi sangat bermakna,” ujarnya, Jumat ( 5/12 ).

Menurutnya, penghormatan terhadap lagu kebangsaan setiap hari mampu menanamkan kembali rasa memiliki terhadap bangsa dan institusi.

Sejak diterapkan secara konsisten, budaya ini dinilai membawa perubahan positif pada sikap dan etos kerja anggota.

“Yang paling terlihat adalah meningkatnya kedisiplinan dan kekompakan. Anggota menjadi lebih tertib, energik, dan memiliki rasa tanggung jawab yang lebih mendalam terhadap tugasnya,” kata Agus.

Baca Juga :  Program Non Fisik TMMD, Kodim 1620/Loteng Berikan Penyuluhan Hukum Dan Rekrutmen TNI Di Sekolah

Ia menambahkan bahwa rutinitas ini juga memperkuat kembali internalisasi nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai jiwa pelayanan Polri.

Menariknya, masyarakat yang sedang mengurus layanan kepolisian tak hanya menghentikan aktivitas untuk mengikuti kegiatan, tetapi juga menunjukkan antusiasme.

“Respons masyarakat sangat positif. Mereka merasa terhormat bisa ikut bersama kami menyanyikan Indonesia Raya. Banyak yang mengatakan bahwa momen ini justru membuat mereka bangga dan merasa lebih dekat dengan polisi,” jelasnya.

Kapolres menilai bahwa partisipasi masyarakat menjadikan Polres Lombok Utara bukan hanya ruang pelayanan, tetapi juga ruang edukasi kebangsaan.

Kapolres Agus menegaskan bahwa Polres Lombok Utara siap menjadi pelopor budaya nasionalisme di tingkat daerah.

Baca Juga :  Gamelan Srikandi NTB Tampil Memukau di Negeri Jiran Malaysia.

“Kami ingin menunjukkan bahwa revolusi mental harus dimulai dari institusi negara. Jika kantor pemerintah konsisten, masyarakat akan mengikuti,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa tantangan terbesar di awal penerapan adalah membangun konsistensi, namun dapat teratasi dengan keteladanan pimpinan dan pengawasan berkelanjutan.

Menutup wawancara, Kapolres menyampaikan harapan besarnya kepada generasi muda Lombok Utara.

“Saya berharap budaya sederhana ini menanamkan rasa bangga terhadap Indonesia. Generasi muda harus belajar bahwa menghormati identitas bangsa adalah langkah awal membangun masa depan. menyanyikan lagu Indonesia Raya adalah kebanggaan dan rasa syukur sebagai masyarakat Indonesia, ini yg mempersatukan kita.,” tegasnya.

Dengan komitmen tersebut, Polres Lombok Utara tak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga memainkan peran penting dalam memperkuat karakter kebangsaan di tengah masyarakat.

(Jb)

Share :

Baca Juga

Budaya

Perayaan Lebaran Topat Pathul-Nursiah Terima Gelar Kehormatan Pengerakse Gumi Tastura Loteng.

Budaya

Beri Penghormatan Terakhir, Polres Loteng Gelar Upacara Pemakaman Bripka Gunawan.

Budaya

Audiensi Bersama Tribun Lombok, Miq Gita Dorong Potensi Laut NTB di Ekspos

Budaya

Bupati Pathul Safari Ramadhan 1446 Hijriah di Kecamatan Pujut

Budaya

Peringati Maulid Nabi, Kapolres Sumbawa Ajak Tahanan Berdoa Bersama

Budaya

Pj Sekda Apresiasi Tahap I Festival Budaya Peradah Berbakti NTB, Sekaligus Launching INUSA Festival Peradah NTB 2024

Budaya

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Selaparang Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Kurang Mampu

Budaya

Polsek Sape Gelar Penyuluhan Hukum di SMP Negeri 2 Sape dengan Tema Pentingnya Keselamatan Berlalu Lintas