Fresh Food Timbanuh, Inovasi KKN Unram Jawab Kebutuhan Dapur MBG - Mandalikatoday




Home / Budaya

Senin, 2 Februari 2026 - 15:09 WIB

Fresh Food Timbanuh, Inovasi KKN Unram Jawab Kebutuhan Dapur MBG

Fresh Food Timbanuh, Inovasi KKN Unram Jawab Kebutuhan Dapur MBG

 

Mandalikatoday-Lotim,(NTB) – Inisiatif penguatan pangan lokal hadir dari Desa Timbanuh, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur. Mahasiswa Universitas Mataram melalui KKN PMD 2025/2026 menginisiasi pengolahan labu siam segar menjadi produk fresh cut siap pakai guna mendukung operasional dapur MBG.

Program ini melibatkan petani, pengepul, serta warga desa lewat pembentukan kelompok usaha bernama Fresh Food Timbanuh. Unit usaha ini bergerak pada penyediaan bahan pangan lokal hasil pertanian dengan standar higienitas serta pengelolaan modern.

Ketua Tim KKN PMD Desa Timbanuh, Lalu Muhammad Khairul, menyebut langkah ini membuka peluang desa masuk rantai pasok pangan skala lebih luas.
“Kami ingin menunjukkan bahwa usaha desa juga bisa dikelola secara profesional, higienis, dan berkelanjutan sesuai standar yang diterapkan pada industri pangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolda NTB Sambangi Polres Lombok Timur, Sinergi dan Fokus Layanan Publik.

Produk perdana Fresh Food Timbanuh berupa Fresh Cut Labu Siam yang telah melewati tahapan sortasi, pencucian, pemotongan, hingga pengemasan bersih. Skema ini membantu dapur menghemat waktu persiapan sekaligus menjaga konsistensi kualitas bahan baku.

Dapur MBG Al-Barakah di Desa Pringgasela tercatat menjadi konsumen awal sejak Januari 2026. Selama ini dapur tersebut rutin memakai labu siam namun kerap terkendala proses penyiapan bahan mentah.

Baca Juga :  Kapolres Sumbawa Pimpin Sertijab Kapolsek Rhee Dan Plampang

Tak hanya fokus produksi, sistem manajemen usaha juga mulai diterapkan. Penanggung jawab program, Rico Maldino, menjelaskan pencatatan produksi, pengelolaan stok, hingga pembagian peran organisasi berjalan terstruktur demi kesiapan menghadapi permintaan besar.

Aspek lingkungan ikut mendapat perhatian. Limbah kulit labu siam diolah menjadi pupuk organik cair lalu dikembalikan ke petani. Langkah ini menekan limbah sekaligus memperkuat konsep ekonomi sirkular di desa.

Kepala Desa Timbanuh, Muhammad Ilham, SP., menilai inisiatif mahasiswa membawa arah baru bagi ekonomi lokal.
“Penerapan standar seperti GMP, pengolahan limbah, dan manajemen usaha yang tertata diharapkan dapat mendorong usaha desa berkembang secara modern tanpa meninggalkan potensi lokal,” tuturnya.

Baca Juga :  Maulidya Asal Sumbawa Dinobatkan Sebagai Mahkota Duta Lingkungan NTB 2023

Dosen pembimbing KKN, Prof. Dr. Baiq Rien Handayani, melihat program ini berpotensi luas jika terus dikembangkan.
“Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan usaha desa berbasis potensi lokal yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan,” katanya. Ia juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah, terutama penyediaan peralatan guna meningkatkan kapasitas produksi.

Lewat inovasi fresh cut labu siam, Desa Timbanuh memberi contoh penguatan pangan lokal yang rapi, adaptif, serta siap menjawab kebutuhan pasar masa kini.

Jb

Share :

Baca Juga

Budaya

Polres Loteng Laksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani Berkala Tahun 2024.

Budaya

Kasat Narkoba Lotara Bukber bareng Anak Yatim,  Mereka Butuh Perhatian Kasih Sayang

Budaya

Polda NTB Gandeng Unram Matangkan Kerjasama Akademi Bidang Penelitian dan Pelatihan

Budaya

Mahasiswa KKN UNRAM Serahkan Bantuan Tempat Sampah di Desa Bonjeruk

Budaya

Ketum Judo NTB Audensi Bersama Kapolda Terkait Piala Judo Prov.

Budaya

Pastikan Lancar, Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Di Lunyuk Bersinergi Kawal Prosesi Pemakaman

Budaya

Wakapolri Mendirikan TPA Natabel Jannah untuk Generasi Qur’ani Pecinta Al-Qur’an

Budaya

Jaksa Masuk Pesantren Cegah Kekerasan Seksual Terhadap Santriwati