Dorong Kebijakan Tepat Sasaran, Pemkab Lombok Tengah Canangkan Sensus Ekonomi 2026. - Mandalikatoday




Home / Pembangunan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:49 WIB

Dorong Kebijakan Tepat Sasaran, Pemkab Lombok Tengah Canangkan Sensus Ekonomi 2026.

Dorong Kebijakan Tepat Sasaran, Pemkab Lombok Tengah Canangkan Sensus Ekonomi 2026.

 

Mandalikatoday-Lombok Tengah,(NTB) — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Tengah mencanangkan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan Senam Bersama ASN WFO dan WFH di Halaman Gedung Trisol Kantor Bupati Lombok Tengah, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si, Kepala BPS Kabupaten Lombok Tengah Muhammad Jupri Sardi, SST, Sekretaris Daerah, seluruh kepala perangkat daerah, serta ratusan ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. H. M. Nursiah mengatakan Sensus Ekonomi 2026 menjadi instrumen penting untuk memotret perkembangan ekonomi daerah yang terus berubah, mulai dari pertumbuhan UMKM, ekonomi digital, perdagangan daring hingga berbagai usaha baru yang tumbuh di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Tinjau Lokasi Banjir di Kecamatan Kayangan Kapolres Lombok Utara Salurkan Bantuan

Menurutnya, data yang dihasilkan melalui sensus akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, termasuk pengembangan UMKM, penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, serta penyusunan berbagai program pembangunan daerah.

“Dari data yang berkualitas akan lahir kebijakan yang berkualitas, dan dari kebijakan yang berkualitas akan terwujud Lombok Tengah yang lebih maju dan sejahtera,” ujar HM Nursiah.

Baca Juga :  Ditpolairud Polda NTB Tanamkan Disiplin dan Karakter Anak Lewat Latihan Beladiri di Pantai Cemara

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Lombok Tengah, Muhammad Jupri Sardi, SST, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian Indonesia hingga tingkat daerah.

Ia menyebutkan, hasil sensus akan menjadi fondasi penting bagi pemerintah dalam merancang program pembangunan, penguatan UMKM, pengembangan kawasan wisata, pembangunan pasar, pembukaan akses jalan produksi, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Keputusan yang tepat hanya bisa lahir dari data yang tepat. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus,” kata Muhammad Jupri Sardi.

Baca Juga :  Musrenbang Penyusunan RKPD 2026 di Kecamatan Jonggat Tentang Kemiskinan, Lingkungan Kesehatan dan Pembangunan Infrastruktur.

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Lombok Tengah berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.061 petugas lapangan, terdiri dari 124 pengawas lapangan, 936 petugas door-to-door, dan satu petugas khusus usaha besar yang tersebar di seluruh wilayah Lombok Tengah.

Melalui pencanangan ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berharap seluruh masyarakat dapat berpartisipasi aktif memberikan data yang akurat, sehingga hasil Sensus Ekonomi 2026 dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih efektif, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(JB)

Share :

Baca Juga

Pembangunan

Wagub NTB Ummi Rohmi Monitoring Bhakti Stunting di Desa Bonder dan Desa Ganti Lombok Tengah

Budaya

Badan Keamanan Desa (BKD) dilibatkan Polda NTB dalam pengamanan MotoGP Mandalika 2023

Pembangunan

Pelantikan Pengurus Forum Pengurangan Resiko Bencana FPRB Lombok Tengah

Pembangunan

702 Atlet Lombok Tengah Siap Berlaga di PORPROV NTB 2026, Target 120 Emas

Headline

SMKN 1 Praya Barat Masih Buka PPDB Penuhi Kuota Rombel, Kepsek Harapkan Masyarakat Sadar Fungsi SMK

Pembangunan

Bhayangkari Lotara Sukses Produksi 50 Liter Eco Enzyme, Dukung Ketahanan Pangan dan Gerakan Hijau Nasional

Pembangunan

Porsche Sprint Challenge Indonesia, Perkuat Posisi NTB Sebagai Sport Tourism

Pembangunan

RSUD Praya Matangkan Persiapan Reakriditasi Selesai Desember 2026.