Lewati Jalan Rusak Dengan Sepeda, Kapolres Lotara Dengarkan Aspirasi Warga Gunjan Asri - Mandalikatoday




Home / Infrastruktur

Sabtu, 22 November 2025 - 19:06 WIB

Lewati Jalan Rusak Dengan Sepeda, Kapolres Lotara Dengarkan Aspirasi Warga Gunjan Asri

Lewati Jalan Rusak Dengan Sepeda, Kapolres Lotara Dengarkan Aspirasi Warga Gunjan Asri

Mandalikatoday-Lombok Utara,(NTB)— Kepala Kepolisian Resor Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Ny. Heny Agus Purwanta, melakukan kunjungan silaturahmi Ke Desa Gunjan Asri, Kecamatan Bayan, Sabtu 22/11

Kegiatan ini menjadi rangkaian Ke-26 dari program Gowes Kamtibmas yang bertujuan Memperkuat pendekatan humanis antara Polri dan Masyarakat desa.

Kedatangan Kapolres dan Rombongan Pejabat Utama Polres disambut meriah warga dan Pelajar. Sejak memasuki desa, masyarakat memadati tepian jalan untuk menyambut rombongan yang datang bukan dengan mobil dinas, melainkan menggunakan sepeda—sebuah pilihan yang sekaligus menegaskan bahwa Kapolres turut merasakan langsung buruknya kondisi jalan menuju Gunjan Asri.

Dalam perjalanan menuju lokasi, Kapolres menyoroti kondisi jalan yang rusak berat dan sudah lama dikeluhkan warga. Ia menilai akses tersebut berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi, Pendidikan, kesehatan, serta Pelayanan keamanan.

“Kerusakan ini harus segera ditangani. Kami akan sampaikan langsung kepada Bupati Lombok Utara agar mendapat perhatian dan langkah tindak lanjut,” tegas AKBP Agus Purwanta.

Baca Juga :  TMMD Ke-124 Kodim Loteng Bangun TPQ di Desa Mas Mas Batukliang

Kepala Desa Gunjan Asri, Junaikin, menyampaikan Apresiasi tinggi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, ini adalah kunjungan pertama seorang Kapolres yang hadir langsung ke tengah-tengah warga dengan membawa jajaran PJU dan Bhayangkari.

“Yang membuat kami terharu, beliau duduk bersila bersama kami di lantai, berdiskusi tanpa sekat dan tanpa jarak. Beliau bahkan datang dengan sepeda, artinya jalan rusak yang kami keluhkan benar-benar beliau rasakan sendiri,” ujarnya.

Kades Junaikin juga mengapresiasi bantuan air bersih yang sebelumnya diberikan Polres Lombok Utara saat Kekeringan melanda desanya. Bantuan itu dinilai sangat Membantu warga yang kerap Mengalami gangguan distribusi air bersih.

“Pada saat air benar-benar langka, Polres memberi bantuan. Itu sangat meringankan beban warga, dan kami berterima kasih,” katanya.

Menurut Kepala Desa, dua persoalan utama yang mendesak adalah infrastruktur jalan yang rusak parah serta krisis air bersih akibat pipa-pipa yang kerap hanyut saat debit air meningkat pada musim hujan.

Baca Juga :  Pecah Rekor! Pertamina Grand Prix or Indonesia 2025 di The Mandalika Dibanjiri 140.324 Pengunjung dan Berikan Dampak Ekonomi Tinggi

“Kami berharap perhatian Kapolres bisa mempercepat penanganan pemerintah daerah. Warga membutuhkan solusi jangka panjang,” jelas Junaikin.

Desa Gunjan Asri juga masih menjadi salah satu wilayah dengan angka stunting cukup tinggi. Meski turun dari peringkat empat ke peringkat enam di Kabupaten Lombok Utara, kasus ini masih terkoneksi erat dengan tingginya jumlah ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK), yang sebagian besar dipicu oleh kehamilan usia terlalu muda.

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Ny. Heny Agus Purwanta menegaskan bahwa stunting di Gunjan Asri masih memerlukan penanganan serius, terutama karena faktor KEK dan pernikahan dini masih dominan.

“Hasil data menunjukkan penurunan, tetapi belum signifikan. Selama pernikahan dini masih terjadi, kasus KEK dan stunting akan terus berulang,” ujarnya.

Sebagai komitmen nyata, Bhayangkari menyatakan kesiapan untuk turun langsung mengisi ruang edukasi di desa melalui pertemuan PKK, kader Posyandu, dan kelompok karang taruna. Upaya ini diharapkan dapat mendorong generasi muda aktif dalam kegiatan positif dan mengurangi risiko pernikahan dini.

Baca Juga :  Pembangunan Tembok TPU Rumah Masa Depan Oleh Satgas TMMD Rampung 100 Persen.

“Bhayangkari siap hadir di ruang-ruang edukasi. Kegiatan kreatif dan edukatif harus diperkuat agar remaja tidak terjebak dalam pernikahan dini,” kata Ny. Heny.

Sebagai bentuk kepedulian, Kapolres Lombok Utara menyerahkan puluhan paket sembako kepada warga rentan. Polres juga membuka layanan kesehatan gratis meliputi pemeriksaan dasar, konsultasi medis, hingga pemberian obat-obatan yang dimanfaatkan ratusan warga.

Kunjungan Kapolres Lombok Utara dan jajaran Bhayangkari dinilai warga sebagai bentuk kehadiran nyata aparat yang ingin mendengar langsung persoalan masyarakat desa, bukan sekadar kunjungan seremonial.

Program Gowes Kamtibmas masih menyisakan 17 desa lagi untuk dikunjungi. Kapolres menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh desa mendapat ruang dialog dan pendampingan yang merata.

“Polisi harus hadir bukan hanya saat ada masalah, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan pendampingan,” ujar Alumni Akpol 2003 ini.

Dengan pendekatan humanis ini, Polres Lombok Utara berharap dapat memperkuat sinergi keamanan berbasis masyarakat, sekaligus memberikan solusi bagi masalah dasar yang dihadapi desa-desa terpencil.

(JB)

Share :

Baca Juga

Infrastruktur

Pembangunan Tembok TPU Rumah Masa Depan Oleh Satgas TMMD Rampung 100 Persen.

Infrastruktur

Tumbuhkan Budaya Bersih, Koramil 04/Kopang Ajak Masyarakat Mersik Mersik Masjid.

Infrastruktur

Satgas TMMD Ke-124 Lakukan Pentalutan Embung Di Desa Lajut

Infrastruktur

Pembukaan Jalan Baru Sepanjang 2.726 Meter Program TMMD Ke-124 Capai 60 Persen.

Infrastruktur

Dirlantas Polda NTB Tetapkan Jalur Kedatangan Penonton MotoGP Mandalika 2023

Infrastruktur

Pangdam IX/Udayana Resmikan Sumur Bor Program TMMD ke-124 di Desa Kawo

Infrastruktur

Dansatgas TMMD Ke-124, Tinjau Progres Buka Jalan Baru di Jangkih Jawe.

Infrastruktur

Kapolda NTB Tinjau Polsek Kawasan Mandalika, Pastikan Kesiapan Pengamanan MotoGP 2025