Jaga Ekosistem Gili, Bhayangkari NTB dan Lombok Utara Menutrisi Laut Dengan Eco-Enzim dari Sampah Organik - Mandalikatoday




Home / Demo

Minggu, 26 April 2026 - 09:59 WIB

Jaga Ekosistem Gili, Bhayangkari NTB dan Lombok Utara Menutrisi Laut Dengan Eco-Enzim dari Sampah Organik

Jaga Ekosistem Gili, Bhayangkari NTB dan Lombok Utara Menutrisi Laut Dengan Eco-Enzim dari Sampah Organik

 

MANDALIKATODAY-LOTARA,(NTB) – Kelestarian ekosistem bawah laut Gili Trawangan menjadi perhatian serius Bhayangkari Nusa Tenggara Barat. Dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) ke-46 tahun 2026, sebuah aksi nyata dilakukan untuk menjaga kualitas perairan ikon wisata tersebut menggunakan cairan hasil fermentasi sampah organik menjadi Eco-Enzyme.

 

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Ketua Bhayangkari Daerah NTB, Ny. Uty Edy Murbowo, dengan didampingi Pengurus Daerah Bhayangkari dan Pengurus Daerah YKB NTB. Turut mendampingi pula Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, yang selama ini konsisten mengawal program tersebut di wilayah Lombok Utara.

Baca Juga :  Kapal Polisi XXI-1001 Gelar Bersih Pantai Bersama Pelajar di Gili Tapan Sumbawa

 

Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan, rombongan menuangkan sedikitnya 50 liter cairan Eco-Enzyme ke perairan Gili Trawangan. Langkah ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya berkelanjutan untuk “membayar kembali” apa yang telah diambil manusia dari alam.

 

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, menjelaskan bahwa Eco-Enzyme yang digunakan merupakan hasil olahan limbah organik rumah tangga seperti sisa kulit buah (melon, semangka, jeruk) dan air kelapa yang diproses selama 90 hari.

 

Pemberian Eco-Enzyme di laut Gili Trawangan memiliki tujuan teknis yang sangat krusial bagi ekosistem. Cairan ini bekerja menjernihkan air laut yang tercemar dan mengurangi zat polutan secara alami. Salah satu manfaat paling signifikan adalah kemampuannya mengubah karbon dioksida (CO2) menjadi karbonat (CO3).

Baca Juga :  TNI-Polri Di Loteng Tingkatkan Patroli Rumah Kosong Ditinggal Mudik.

 

“Perubahan menjadi karbonat ini sangat mendukung keberlangsungan biota laut dan kesehatan terumbu karang,” jelas Ny. Heny. Selain itu, Eco-Enzyme dikenal efektif menetralkan amonia, mengurai bahan organik berlebih, serta menghambat pertumbuhan bakteri patogen yang dapat merusak kualitas air laut.

 

Untuk menghasilkan cairan berkualitas, Bhayangkari menerapkan standar pembuatan yang disiplin dengan rumus perbandingan 10:3:1 (10 bagian air, 3 bagian sampah organik, dan 1 bagian gula/molase).

 

“Selama bulan pertama fermentasi, gas harus rutin dibuang setiap minggu untuk memastikan proses berjalan sempurna,” tambah Ny. Heny. Edukasi ini juga rutin diberikan kepada anak-anak sekolah dan pelaku wisata agar mereka bisa memproduksi nutrisi laut ini secara mandiri di hotel atau restoran masing-masing.

Baca Juga :  Bhayangkari Polairud Peduli, Salurkan Bansos kepada Masyarakat Pesisir Kuranji

 

Aksi yang menjadi bagian dari peringatan HUT YKB ke-46 ini membawa pesan kuat mengenai kemandirian pengelolaan lingkungan. Dengan laut yang sehat, diharapkan populasi ikan akan melimpah dan kualitas pariwisata meningkat.

 

“Filosofinya jelas: Ekosistem laut terjaga, biota laut sehat, ikan melimpah, dan pada akhirnya rakyat pun sejahtera,” tutupnya.

 

Melalui sinergi antara Pengurus Daerah NTB dan Cabang Lombok Utara, gerakan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk mengubah sampah organik menjadi solusi nyata bagi pelestarian alam bawah laut NTB.

 

(JB)

Share :

Baca Juga

Demo

Ketua Bhayangkari Ny.Heny Agus Purwanta Raih Penghargaan Donor Darah Ke-41 di RSUD Lotara.

Demo

Jaga Kebugaran Kapolres Lombok Utara Pimpin Gowes Jilid 4

Demo

Prajurit Denma Brigif TP/31/Perisai Sakti Rayakan Natal Bersama Umat Kristiani di GPDI Dusun Latonda

Demo

Prajurit Brigif TP/31/Perisai Sakti Berkomitmen Menjaga Hutan dan berinvestasi masa depan sumber mata air alami.

Demo

Polda NTB Ajak Mahasiswa Perang Melawan Narkoba Jadi Benteng Terakhir Untuk Menyelamatkan Generasi Bangsa

Demo

Dukung Ketahanan Pangan Wilayah, Babinsa Kodim 1620/Loteng Monitoring Peternak Ayam di Desa Kerembong

Demo

Cegah Aksi Balap Liar di Bendungan Pengga, Babinsa Lakukan Monitoring Wilayah

Demo

Kabid Humas Polda NTB: Ramadhan Jadi Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat