Poltekpar Lombok Mulai Terapkan Sistem Pembelajaran  Teaching Industry - Mandalikatoday




Home / Wisata

Senin, 29 Januari 2024 - 18:54 WIB

Poltekpar Lombok Mulai Terapkan Sistem Pembelajaran  Teaching Industry

Poltekpar Lombok Mulai Terapkan Sistem Pembelajaran  Teaching Industry

 

Mandalikatoday-Loteng,(NTB) – Peningkatan sistem pembelajaran terus diupayakan Poltekpar Lombok.

Tahun ini misalnya, Poltekpar Lombok mulai menerapkan Teaching Industri (TI) sebagai salah satu program unggulan.

Direktur Poltekpar Lombok Dr.Ali Muhtasom mengungkapkan, Teaching Industry atau Pembelajaran berorientasi industri adalah pembelajaran yang dilaksanakan oleh pendidkan tinggi melalui kerjasama dengan industri atau dunia usaha, yang mengintegrasikan kurikulum Pendidikan dengan kebutuhan dan dinamika perkembangan teknologi dan Industri (Kerangka Acuan Kinerja Ditjen Penguatan Inovasi, Kemristekdikti, 2018).

Ia menjelaskan, Teaching Industry merupakan elemen dari sebuah sistem pembelajaran holistic dan integratif. Sebagai sebuah elemen, pembelajaran berorientasi industri memiliki hubungan dengan elemen dan subsistem lainnya dalam bentuk interaksi, interelasi, dan interkoneksi.

Poltekpar Lombok saat ini telah memiliki dua Teaching Industry yaitu de Balen Soultan Hotel dan Pesilak Tour and Travel yang dalam operasionalnya melibatkan berbagai tahap.

Baca Juga :  Poltekpar Lombok Ambil Peran Strategis Sukseskan MTQ XXXI NTB 2026.

Setidaknya ada enam tahapan dalam program tersebut. Pertama ,pembentukan Unit Khusus Pengelola Teaching Industry dan penempatan staff yang berkualitas, serta membangun ekosistem yang melibatkan seluruh civitas akademika

Kedua, perencanaan dan pemetaan kurikulum sehingga apa yang diajarkan di Laboratorium Program Studi/Teaching Factory in-line dengan apa yang diterapkan di Teaching Industry dan Industry yang sesungguhnya salah satunya dengan pengembangan materi pembelajaran dalam bentuk Standard Operating Procedure (SOP) yang sama penerapannya. SOP disusun dosen bersama mitra industri.

Tahap ketiga proses pembelajaran yang terintegrasi dengan menugaskan mahasiswa untuk in-charge/belajar di Teaching Industry sesuai dengan level kompetensinya dan menugaskan dosen sebagai Teacher on Duty yang melakukan supervisi dan transfer pengetahuan serta menghadirkan praktisi industri untuk peningkatan kapasitas mahasiswa dan memastikan operasional masih berjalan sesuai dengan standar industri.

Keempat, program School Break Volunteering yang memberikan kesempatan bagi mahasisa dalam mengisi waktu liburan dengan in-charge/belajar di de Balen Soultan Hotel dan Pesilak Tour and Travel Tahap kelima adalah proses penilaian terhadap mahasiswa melalui proses konversi dan evaluasi. Proses evaluasi juga dilakukan terhadap program Teaching Industry dan terus berproses.

Baca Juga :  Betabeq, Tradisi Sasak Mengiringi Kesiapan Mandalika Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Dan terakhir adalah pengakuan terhadap mahasisa dan dosen yang melaksanakan tugas di Teaching Industry dengan nota dinas, sertifkat, dan pemilihan the best students inchar

Adapun di Politeknik Pariwisata Lombok saat ini sebanyak 4 Kelompok Teaching Industri, yakni hotel, Tour and Travel, Konsultan dan Teaching Industry.

Menurut Dr Ali,dalam poses pembelajaran yang terintegrasi dengan menugaskan mahasiswa untuk in-charge/belajar di Teaching Industry sesuai dengan level kompetensinya dan menugaskan dosen sebagai Teacher on Duty yang melakukan supervisi dan transfer pengetahuan serta menghadirkan praktisi industri untuk peningkatan kapasitas mahasiswa dan memastikan operasional masih berjalan sesuai dengan standar industri.

Baca Juga :  Poltekpar Lombok dan ITDC Tandatangani Nota Untuk Pengembangan SDM Pariwisata

Program School Break Volunteering yang memberikan kesempatan bagi mahasisww dalam mengisi waktu liburan dengan in-charge/belajar di de Balen Soultan Hotel dan Pesilak Tour and Travel

Proses penilaian terhadap mahasiswa melalui proses konversi dan evaluasi. Proses evaluasi juga dilakukan terhadap program Teaching Industry dan terus berproses.

Pengakuan terhadap mahasiswa dan dosen yang melaksanakan tugas di Teaching Industry dengan nota dinas, sertifkat, dan pemilihan the best students incharge

Adapun manfaat yang diperoleh mahasiswa dengan berperan aktif di Teaching Industry diantaranya: Peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan bidang studi masing-masing.

Diantaranya meningkatkan peluang karir dan membuka pintu untuk kesempatan pekerjaan yang lebih baik. Membangun jaringan dan hubungan professional dengan sesame mahasiswa, dosen, dan praktisi industri dalam kegiatan di Teaching Industry .

” Program Teaching Industry ini merupakan stategi unggulan di dibandingkan dengan Poltekpar lain,” pungkasnya.

#Kuliahdipoltekparlombokaja

Share :

Baca Juga

Wisata

Wujudkan Wisata Pantai Bersih Sampah, Kasdim: Biar Enak Dipandang Mata

Wisata

Innovative Government Award 2023, Pj Gubernur Miq Gite Paparkan Program Unggulan NTB Mall dan 99 Desa Wisata

Wisata

Gelar Patroli Imbangan WWF Operasi Puri Rinjani 2024 di Pelabuhan Bangsal, Ini Pesan Kapos Pam

Wisata

Patroli Rutin Polsek Jonggat Sambang Obyek Vital Jaga Kamtibmas

Headline

Kolaborasi KKP UIN Mataram dengan KKN Unram Serta Karang Taruna Lendang Nangka Reboisasi Mata Air Tojang

Wisata

Proyek Perubahan “TIC Digital Nusantara” di Launching langsung oleh Menparekraf RI

Wisata

Peringati Hari Pariwisata Dunia,Poltekpar Lombok Gelar WTDF 2023

Budaya

Poltekpar Lombok Wisudakan 273 Mahasiswa/Mahasiswi Lulusan Terbaik Dan Mampu Ciptakan Lapangan Kerja