Inflasi Provinsi NTB Tahun 2024, Lebih Rendah Dibandingkan Inflasi Nasional Mandalikatoday-Mataram,(NTB) - Badan Pusat Statistik (BPS) NTB menyebutkan bahwa Pada Bulan Mei 2024 inflasi year on year (yony) Gabungan beberapa daerah di NTB (Kota Mataram, Kabupaten Sumbawa dan Kota Bima) sebesar 2,77 persen. Angka inflasi Provinsi NTB lebih rendah dibanding angka inflasi nasional yang tercatat sebesar 2,84 persen. Secara Gabungan tiga daerah (Kota Mataram, kabupaten Sumbawa, dan Kota Bima) pada bulan Mei 2024 nilai inflasi bulan ke bulan NTB sebesar -0,41 persen (mengalami deflasi), inflasi tahun kalender atau year to date (y–to–d) sebesar 0,63 persen, dan nilai inflasi tahun ke tahun yaitu sebesar 2,77 persen. Hal itu disampaikan oleh kepala BPS Provinsi NTB Drs. Wahyudin saat menyampaikan berita rilis resmi statistik di aula Tambora BPS NTB, Senin (03/06/24). "Meskipun NTB mengalami inflasi, tapi angkanya rendah dibanding inflasi nasional," jelasnya. Ia menyebutkan, untuk kota Mataram pada bulan Mei 2024, nilai inflasi Month to month (m-to-m) pada bulan Mei 2024 yaitu 0,08 persen dan nilai inflasi tahun ke tahun yaitu sebesar 3,18 persen. Kota Bima pada bulan Mei 2024, nilai inflasi Month to month (m-to-m) pada bulan Mei 2024 yaitu -0,19 persen (mengalami deflasi) dan nilai inflasi tahun ke tahun yaitu sebesar 2,91 persen dan Kabupaten Sumbawa pada bulan Mei 2024, nilai inflasi Month to month (m-to-m) pada bulan Mei 2024 yaitu -1,13 persen (mengalami deflasi) dan nilai inflasi tahun ke tahun yaitu sebesar 2,19 persen. Sedangkan tingkat inflasi month to month (m to m) Provinsi Nusa Tenggara Barat bulan Mei 2024 sebesar 0,41 persen dan tingkat inflasi year to date (y to d) di bulan Mei 2024 sebesar 0,63 persen. beberapa komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi m to m Mei 2024, antara lain Emas Perhiasan, Bawang Merah, Terong, Sewa Rumah dan Kol Putih/kubis. Sedangkan komoditas yang memberikan sumbangan deflasi m to m, antara lain Tomat, Beras, Ikan Layang/Ikan Benggol, Cumi-cumi dan Udang Basah. Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa Nilai Tukar Petani NTP Mei 2024 sebesar 120,33 pereen atau naik 2,17 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan kenaikan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 143,84 persen sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) mengalami penurunan sebesar 119,54 persen. MT-01 - Mandalikatoday




Home / Pembangunan

Senin, 3 Juni 2024 - 21:28 WIB

Inflasi Provinsi NTB Tahun 2024, Lebih Rendah Dibandingkan Inflasi Nasional Mandalikatoday-Mataram,(NTB) – Badan Pusat Statistik (BPS) NTB menyebutkan bahwa Pada Bulan Mei 2024 inflasi year on year (yony) Gabungan beberapa daerah di NTB (Kota Mataram, Kabupaten Sumbawa dan Kota Bima) sebesar 2,77 persen. Angka inflasi Provinsi NTB lebih rendah dibanding angka inflasi nasional yang tercatat sebesar 2,84 persen. Secara Gabungan tiga daerah (Kota Mataram, kabupaten Sumbawa, dan Kota Bima) pada bulan Mei 2024 nilai inflasi bulan ke bulan NTB sebesar -0,41 persen (mengalami deflasi), inflasi tahun kalender atau year to date (y–to–d) sebesar 0,63 persen, dan nilai inflasi tahun ke tahun yaitu sebesar 2,77 persen. Hal itu disampaikan oleh kepala BPS Provinsi NTB Drs. Wahyudin saat menyampaikan berita rilis resmi statistik di aula Tambora BPS NTB, Senin (03/06/24). “Meskipun NTB mengalami inflasi, tapi angkanya rendah dibanding inflasi nasional,” jelasnya. Ia menyebutkan, untuk kota Mataram pada bulan Mei 2024, nilai inflasi Month to month (m-to-m) pada bulan Mei 2024 yaitu 0,08 persen dan nilai inflasi tahun ke tahun yaitu sebesar 3,18 persen. Kota Bima pada bulan Mei 2024, nilai inflasi Month to month (m-to-m) pada bulan Mei 2024 yaitu -0,19 persen (mengalami deflasi) dan nilai inflasi tahun ke tahun yaitu sebesar 2,91 persen dan Kabupaten Sumbawa pada bulan Mei 2024, nilai inflasi Month to month (m-to-m) pada bulan Mei 2024 yaitu -1,13 persen (mengalami deflasi) dan nilai inflasi tahun ke tahun yaitu sebesar 2,19 persen. Sedangkan tingkat inflasi month to month (m to m) Provinsi Nusa Tenggara Barat bulan Mei 2024 sebesar 0,41 persen dan tingkat inflasi year to date (y to d) di bulan Mei 2024 sebesar 0,63 persen. beberapa komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi m to m Mei 2024, antara lain Emas Perhiasan, Bawang Merah, Terong, Sewa Rumah dan Kol Putih/kubis. Sedangkan komoditas yang memberikan sumbangan deflasi m to m, antara lain Tomat, Beras, Ikan Layang/Ikan Benggol, Cumi-cumi dan Udang Basah. Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa Nilai Tukar Petani NTP Mei 2024 sebesar 120,33 pereen atau naik 2,17 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan kenaikan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 143,84 persen sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) mengalami penurunan sebesar 119,54 persen. MT-01

Inflasi Provinsi NTB Tahun 2024, Lebih Rendah Dibandingkan Inflasi Nasional

Mandalikatoday-Mataram,(NTB) – Badan Pusat Statistik (BPS) NTB menyebutkan bahwa Pada Bulan Mei 2024 inflasi year on year (yony) Gabungan beberapa daerah di NTB (Kota Mataram, Kabupaten Sumbawa dan Kota Bima) sebesar 2,77 persen. Angka inflasi Provinsi NTB lebih rendah dibanding angka inflasi nasional yang tercatat sebesar 2,84 persen.

Secara Gabungan tiga daerah (Kota Mataram, kabupaten Sumbawa, dan Kota Bima) pada bulan Mei 2024 nilai inflasi bulan ke bulan NTB sebesar -0,41 persen (mengalami deflasi), inflasi tahun kalender atau year to date (y–to–d) sebesar 0,63 persen, dan nilai inflasi tahun ke tahun yaitu sebesar 2,77 persen.

Baca Juga :  Miq Gite Hadiri Undian Umroh Bappenda NTB, Ini Dia 13 WP yang Beruntung

Hal itu disampaikan oleh kepala BPS Provinsi NTB Drs. Wahyudin saat menyampaikan berita rilis resmi statistik di aula Tambora BPS NTB, Senin (03/06/24).

“Meskipun NTB mengalami inflasi, tapi angkanya rendah dibanding inflasi nasional,” jelasnya.

Ia menyebutkan, untuk kota Mataram pada bulan Mei 2024, nilai inflasi Month to month (m-to-m) pada bulan Mei 2024 yaitu 0,08 persen dan nilai inflasi tahun ke tahun yaitu sebesar 3,18 persen. Kota Bima pada bulan Mei 2024, nilai inflasi Month to month (m-to-m) pada bulan Mei 2024 yaitu -0,19 persen (mengalami deflasi) dan nilai inflasi tahun ke tahun yaitu sebesar 2,91 persen dan Kabupaten Sumbawa pada bulan Mei 2024, nilai inflasi Month to month (m-to-m) pada bulan Mei 2024 yaitu -1,13 persen (mengalami deflasi) dan nilai inflasi tahun ke tahun yaitu sebesar 2,19 persen.

Baca Juga :  Kapolres Loteng Dampingi Kapolda NTB Penanaman Pohon Mangrove di KEK Mandalika

Sedangkan tingkat inflasi month to month (m to m) Provinsi Nusa Tenggara Barat bulan Mei 2024 sebesar 0,41 persen dan tingkat inflasi year to date (y to d) di bulan Mei 2024 sebesar 0,63 persen.

Baca Juga :  DPRD Lombok Tengah Agendakan Bahas Ranperda Dan Reses Akhir Januari 2024.

beberapa komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi m to m Mei 2024, antara lain Emas Perhiasan, Bawang Merah, Terong, Sewa Rumah dan Kol Putih/kubis. Sedangkan komoditas yang memberikan sumbangan deflasi m to m, antara lain Tomat, Beras, Ikan Layang/Ikan Benggol, Cumi-cumi dan Udang Basah.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa Nilai Tukar Petani NTP Mei 2024 sebesar 120,33 pereen atau naik 2,17 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan kenaikan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 143,84 persen sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) mengalami penurunan sebesar 119,54 persen.

MT-01

Share :

Baca Juga

Pembangunan

APBD Perubahan 2026 Lombok Tengah Naik, Jalan Infrastuktur Jadi Prioritaskan.

Pembangunan

Wakil Bupati H.M. Nursiah Resmikan Ruang VIPDan Ruang VVIP RSUD Praya.

Pembangunan

Arahan Kapolda NTB Kepada Babinkamtibmas Polres Lombok Utara

Pembangunan

Pemkab Loteng Kembali Meraih Penghargaan Dari UHC Katagori Madya Tahun 2026.

Pembangunan

100 Pelaku IKM di Praya Ikuti Bimtek Pemasaran Digital dari BRIN

Headline

Bupati Loteng Sumbang 200 Sak Semen Pembangunan Yayasan Jamalul Arifin NW Di Jonggat

Pembangunan

Bupati Lombok Tengah Kukuhkan Dua Tahun Jabatan 1072 Anggota BPD Se-Loteng.

Pembangunan

PJ Sekda NTB Pimpin Rapat Persiapan Kunjungan Kepala Perwakilan PBB di Indonesia ke Provinsi NTB