Calon Wakil Gubernur Abah Uhel Tegaskan Jam'iyah Islamiyah Al-Fadhiliyah Jangan Terpecah Belah. - Mandalikatoday




Home / Politik

Senin, 30 September 2024 - 09:49 WIB

Calon Wakil Gubernur Abah Uhel Tegaskan Jam’iyah Islamiyah Al-Fadhiliyah Jangan Terpecah Belah.

Calon Wakil Gubernur Abah Uhel Tegaskan Jam’iyah Islamiyah Al-Fadhiliyah Jangan Terpecah Belah.

Mandalikatoday-Loteng,(NTB) – Mendekati jelang pelaksnaaan pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serentak tahun 2024 ini, mesin politik masing-masing calon semakin memanaskan mesin politik. Hal ini terbukti dari semakin keras dan memanasnya berbagai statemen yang dikeluarkan tim sukses masing-masing menyerang dan merendahkan calon lainnya. Menepis berbagai dinamika politik yang terjadi belakangan ini, calon Wakil Gubernur NTB dengan jargon Bang-Abah meminta Jamaah Jam’iyah Islamiyah Al-Fadhiliyah Jangan Terpecah Belah.

Calon Wakil Gubernur NTB yang juga sebagai pembina Jam’iyah Islamiyah Al-Fadhiliyah Bodak, HM Suhaili Fadhil Thohir SH MM menyatakan, pihaknya membenarkan di momen Maulid Nabi besar Muhammad SAW ini agar dijadikan sebagai momen untuk menciptakan hubungan cinta kasih antar sesama masyarakat dan sesama jamaah Jam’iyah Islamiyah Al-Fadhiliyah Bodak. Dengan menjaga hubungan baik dan selalu menjaga silatuurahim tentu sebagai benteng untuk menghindari terjadinya perbedaan pandangan dan perselisihan antar sesama masyarakat dan jamaah. “Mari momen Maulid Nabi ini kita jadikan sebagai ajang untuk mempererat persaudaraa dan tali silaturrahmi antar sesama masyarakat lebih-lebih sesama jamaah Jam’iyah Islamiyah Al-Fadhiliyah Bodak,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polres Loteng, Kodim/ 1620, KPU Dan Bawaslu Terima Healing Psikologi Dari Tim PHP Polda NTB

Terlebih dalam kaitannya dengan Pilkada dalam masyarakat menentukan pilihan nanti calon mana yang akan dipilih sebagai pemimpin mereka. Menurut Abah Uhel akrabnya disapa, pihaknya tidak menapikkan dalam setiap Pilkada tentu akan terjadi perbedaan dan pandangan masyarakat dalam menentukan calon pemimpinnya. Namun pihaknya berharap perbedaan pilihan tersebut tidak kemudian menciptakan perpecahan dan perselisihan ditengah masyarakat dan jamaah. “Tidak bisa kita hindari memang perbedaan pilihan dalam menentukan pilihan pemimpin, namun jangan sampai kemudian perbedaan itu membuat kita menjadi terpecah belah,” pintanya.

Terhadap pilihan masyarakat dan jamaah, pihaknya juga mengaku sadar diri memang dirinya jauh dari kesempurnaan masyarakat dan jamaah untuk dipilih menjadi pemimpin menjadi orang yang berada didepan. Bahkan secara tegas dirinya meminta masyarakat dan jamaah jika memilih dirinya sebagai Wakil Gubernur NTB nanti akan mendatangkan mudarat maka diminta untuk tidak menjatuhkan pilihan kepada dirinya. Namun, jika sebaliknya jikalau dengan memilih dirinya sekiranya akan mendatangkan manfaat dan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat NTB tidak salah masyarakat utuh dan bersama-sama menjatuhkan pilihan di Pilkada serentak tahun 2024 ini. “Jangan pilih saya sebagai pemimpin jika mendatangkan kemudharatan bagi masyarakat luas, mamun jika mendatangkan manfaat maka silahkan pilih saya,” tegasnya.

Baca Juga :  Komisi ll DPRD Loteng Sambut Hearing Lsm Lauk dan Kelompok Tani Beleka/Ganti

Dijelaskan juga, niatnya untuk maju sebagai Wakil Gubernur saat ini tidak lain ingin melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh TGH FADHIL THOHIR alias DATOK BODAK semasa hidupnya. Dimana DATOK BODAK semasa hidupnya selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dengan berbagai aktivitas kemasyarakatan seperti membangun jembatan, jalan, Madrasah hingga Masjid. Bahkan maju sebagao calon pemimpin di NTB juga dengan mambawa Karomah dari Almagfurullah DATOK BODAK. “Bermanfaat dan terus berupaya berpihak untuk kepentingan orang banyak sudah menjadi prinsip yang diajarkan olah mendiang ayah daya,” ujarnya.

Baca Juga :  Dandim Loteng Hadiri Pelepasan Pendistribusian Logistik Pemilu 2024 Oleh KPU Loteng.

Kembali berulang kali pihaknya menjelaskan kepada setiap masyarakat dan jamaah saat diberikan kesempatan untuk menyampaikan tausiyah untuk selalu menjalankan apa yang sudah dilakukan DATOK BODAK. Berbekal ilmu pengetahuan yang diterima dari DATOK BODAK sebagai bekal untuk terus dimanfatakan baik itu untuk kepentingan dunia maupun akhirat. “Berbekal ilmu pengetahuan yang kita terima dari orang tua kita masing-masing jika kita terapkan dalam kehidupab kita maka kita sangat berharap besar agar amalnya jjga mengalir ke orang tua kita masing-masing,” jelasnya.

Dan yang tidak kalah penting, khususnya dalam mengelola organisasi baik itu jamaah dan alumni Jam’iyah Islamiyah Al-Fadhi

(Jb-Mt)

Share :

Baca Juga

Politik

Direktur F4 Habiburrahman Angkat Bicara Soal Balon Kandidat Bupati Loteng 2024.

Headline

Mengembalikan Marwah Suara Rakyat: Muhammad Azri Siap Kawal Transparansi dan Dengar Aspirasi Warga Dapil 1

Politik

Rapat Paripurna DPRD Loteng, Usulkan Pengangkatan Lalu. Muhamad Ahyar Sebagai Wakil Ketua Menggantikan Almarhum Lalu Rumiawan.

Politik

Jilbab Ijo Rohmi Firin Bakal Gandeng Provinsi Kepulauan Lain untuk Maksimalkan Potensi Bahari di NTB

Politik

Reses Perdana Baiq Fatmawati Masa Sidang Ke-ll di Desa Puyung Serap Aspirasi Rakyat.

Politik

Nahdiliyin Nadi Deklarasikan Dukung Pasangan Bang-Abah.

Politik

Ketum PSI Kaesang Pangarap Akan Lantik Pengurus DPW PSI NTB

Politik