4 Tahun Pathul-Nursiah, RSUD Praya Transformasi Jadi Tipe B, RS Pendidikan dan RS Diklat - Mandalikatoday




Home / Pembangunan

Selasa, 19 November 2024 - 20:24 WIB

4 Tahun Pathul-Nursiah, RSUD Praya Transformasi Jadi Tipe B, RS Pendidikan dan RS Diklat

4 Tahun Pathul-Nursiah, RSUD Praya Transformasi Jadi Tipe B, RS Pendidikan dan RS Diklat

 

MANDALIKATODAY-LOMBOK TENGAH – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya di bawah kepemimpinan Lalu Pathul Bahri-HM Nursiah terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Lombok Tengah. Berkat peningkatan kualitas pelayanan tersebut, RSUD Praya baik secara kelembagaan maupun kualitas individu meraih berbagai macam prestasi.

Dari segi tenaga medis dan tenaga kesehatan, dua dokter RSUD Praya berhasil terpilih Tenaga Medis dan tenaga Kesehatan Teladan dari Provinsi NTB Tahun 2024. Mereka adalah dr Bully F dan dr Windutama yang kemudian dikirim ke Jakarta untuk menjadi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Nasional.

Direktur RSUD Praya Mamang Bagiansyah mengatakan, terbaru RSUD Praya direkomendasikan naik menjadi tipe B setelah 26 tahun lamanya menjadi tipe C. Hasil tersebut didapatkan setelah dilakukan visitasi dan verifikasi oleh tim Kementerian Kesehatan RI belum lama ini.

Peningkatan kelas ini menjadi salah satu target kinerja yang tercantum dalam RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah) Kabupaten Lombok Tengah 2021-2026. RS akan meningkatkan kapasitas layanan kesehatan bagi masyarakat, karena rasio tempat tidur di seluruh RS di Lombok Tengah saat ini baru mencapai 0,5 tempat tidur per 1.000 penduduk. Artinya masih jauh di bawah standar organisasi kesehatan dunia (WHO) yang mengharuskan 1 tempat tidur per 1.000 penduduk.

Baca Juga :  Bupati Loteng Sosialisasikan Program Tiga Juta Rumah Rakyat Penghasilan Rendah Dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Kami juga telah melakukan akreditasi Rumah Sakit Pendidikan. Artinya RSUD Praya nanti sebagai tempat pelayanan kesehatan, pendidikan dan penelitian secara terpadu dalam bidang pendidikan kedokteran dan/atau kedokteran gigi, pendidikan berkelanjutan, dan pendidikan kesehatan lainnya secara multiprofesi,” jelas Mamang.

RSUD Praya bekerjasama dengan fakultas kedokteran di NTB mulai dari FK UNRAM, FK UNIZAR, dan FK Bumigora. RSUD Praya menjadi RS utamanya Bumigora sedangkan UNRAM dan UNIZAR masih menjadi satelit. Pihaknya juga kerjasama dengan sekolah tinggi kesehatan mulai dari Poltekkes Mataram, Universitas Qamarul Huda Badaruddin (UNIQHBA), STIKES Hamzar, STIKES Yarsi Mataram, dan Universitas Hamzanwadi.

Setelah dilakukan akreditasi pendidikan, RSUD Praya juga akan menjadi RS pendidikan dan latihan (Diklat). Jika menjadi RS Diklat, maka RSUD Praya tenaga medis dan tenaga kesehatan bisa dimanfaatkan sebagai narasumber dan pelatih untuk mengupgrade rekan kerja lainnya.

Baca Juga :  Polres Loteng Melakukan Pengamanan Dan Pengawalan Kedatangan Logistik MotoGP 2023

Lebih lanjut Mamang menegaskan, berdasarkan hasil survei internal berkala per tri wulan, maka pelayanan kesehatan RSUD Praya selalu diatas 80 persen.

“Alhamdulillah itu merupakan kepuasan pengunjung rumah sakit. Jika dilihat secara rinci, banyaknya keluhan sangat minim sebenarnya. Tetapi 100 kali berbuat baik, di 101-nya itu yang salah,” jelas Mamang.

Pihaknya juga melakukan kerjasama langsung dengan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok untuk memperbaiki individual pelayanan agar tercapai service of excellent. Secara berkala, pihaknya bersama Poltekpar Lombok secara berkala melatih hospitality tenaga kesehatan dan seluruh staff rumah sakit.

Lebih lanjut Mamang mengatakan, laboratorium RSUD Praya sudah lengkap dengan ketersediaan dokter patologi klinik, spesialis mikro biologi dan lain sebagainya. Nantinya bakal ada penambahan layanan KJSU (Kangker, Saraf, Jantung, Uronefrologi)

“Pasien yang saat ini sedang melakukan pemeriksaan juga tidak perlu lagi menunggu cukup mereka mendapatkan barcode. Artinya sementara menunggu hasil labnya jadi dan menunggu antrian di poli tujuannya, mereka bisa santai untuk sarapan dulu,” jelas Mamang.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Tengah Raih Penghargaan PTLRHP Tertinggi Dari BPK RI NTB

Mamang menegaskan, dokter untuk rawat jalan semuanya terpenuhi. Pihaknya saat ini sedang melakukan pembibitan dokter ortopedi. Pihaknya juga sedang melakukan fellowship untuk kebutuhan SDM cathlab jantung. Jika dahulu terjadi sumbatan jantung maka pasien harus dilarikan keluar daerah, maka kedepan bisa dilakukan di RS Praya.

RSUD Praya saat ini memiliki sebanyak 34 dokter spesialis dan 30 dokter umum. Kedepan pihaknya akan menambah dokter jiwa dan dokter ortopedi yang saat ini sedang proses pendidikan. Selanjutnya dokter jantung akan bertambah satu.

Mamang mengungkapkan, pihaknya saat ini sedang melakukan evaluasi bagaimana metode peningkatan gaji setiap individu yang diharapkan bisa terealisasi jika pendapatan membaik. Pihaknya selalu memikirkan tentang kesejahteraan tenaga medis dan tenaga kesehatan namun dengan catatan melakukan evaluasi pendapatan.

(Jb-Mt)

Share :

Baca Juga

Pembangunan

Doktor Najam Kadis Kominfotik NTB Paparkan Fungsi Command Center Ke Tim Kunker Pemda Sukoharjo

Pembangunan

Pemkab Loteng Apresiasi Gelaran Even MotorGP Mandalika Pecahkan Rekor Penonton Terbanyak Tahun 2025.

Pembangunan

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2024.

Industri

Indonesia Toreh Sejarah Resmikan Pertamina MotoGP Experience Gallery Pertama Di Dunia

Pembangunan

Sertijab Direktur Baru Poltekpar Lombok Siap Melanjutkan Program Dir.Hery Rahmat Wijaja.

Pembangunan

Bupati Loteng Buka Turnamen Nasional Karate Cup Ke-4 2025 di GOR Lombok Tengah.

Pembangunan

Pemprov NTB Gelar GPM untuk Menekan Inflasi dan Stabilisasi Harga Pangan

Pembangunan

Wakil Bupati Dr. H.M. Nursiah, S.Sos., M.Si., dan Ibu Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.M., Menyambut Menteri HAM RI