Ketua Bhayangkari KLU Ajak Warga Terapkan Waktu Seimbang Antara Gadget dan Buku - Mandalikatoday




Home / Budaya

Jumat, 2 Mei 2025 - 20:39 WIB

Ketua Bhayangkari KLU Ajak Warga Terapkan Waktu Seimbang Antara Gadget dan Buku

Ketua Bhayangkari KLU Ajak Warga Terapkan Waktu Seimbang Antara Gadget dan Buku

 

Mandalikatoday-Lombok Utara,(NTB)— Ketua Bhayangkari Canang Kabupaten Lombok Utara, Ny. Heny Fitriani, menyoroti rendahnya tingkat literasi di daerah berjuluk Tioq Tata Tunaq tersebut. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas minimnya minat baca masyarakat, khususnya generasi muda.

“Dari 100 anak, hanya tiga yang tertarik membaca. Ini sangat memprihatinkan,” ujarnya dalam acara bedah buku karyanya yang digelar bersamaan dengan peringatan Hari Kartini dan HUT ke-54 Yayasan Kemala Bhayangkari di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Utara, Senin (21/4/2025).

Baca Juga :  Polda NTB Gencarkan Patroli Wisata, Pastikan Objek Vital Aman dan Kondusif

Heny Fitriani, yang dikenal sebagai akademisi dan penulis produktif dengan sembilan gelar akademik, telah menerbitkan 12 buku sejak 2018 yang mencakup topik manajemen, kewirausahaan, dan digital marketing. Ia berencana menambah lima buku lagi hingga pertengahan 2025, termasuk satu buku khusus bertema pariwisata Lombok Utara.

Buku-bukunya telah ia sumbangkan secara cuma-cuma ke Dinas Perpustakaan dan juga dapat diakses melalui platform digital Perpusnas.go.id. Sumbangsih ini, menurut Heny, merupakan bentuk dedikasi pribadi dalam mendukung pembangunan literasi di daerah.

Baca Juga :  Maulidya Asal Sumbawa Dinobatkan Sebagai Mahkota Duta Lingkungan NTB 2023

Namun demikian, menurutnya, upaya meningkatkan minat baca tak cukup hanya melalui kegiatan sosialisasi atau bedah buku. Kunci utama, kata dia, terletak pada pembiasaan membaca sejak di lingkungan keluarga.

“Kalau orang tuanya hanya sibuk dengan ponsel, bagaimana anak-anak mau membaca? Harus ada keteladanan dari rumah,” tegasnya.

Ia pun menekankan pentingnya pola hidup seimbang dalam penggunaan gawai. Heny mengusulkan konsep “fair act” atau aksi adil sebagai solusi, yakni membagi waktu secara seimbang antara membaca dan aktivitas digital. “Kalau nonton lima menit, ya baca juga lima menit. Scroll media sosial 30 menit, ya baca buku juga 30 menit. Itu baru adil,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepala Staf Brigif TP 31/PS Bersama Kasi Ter dan Wadan 875 Hadiri Undangan Bupati Dompu Pada Safari Ramadan di Kecamatan Pekat

Tak sekadar soal wawasan, Heny menjelaskan bahwa membaca juga berdampak positif bagi kesehatan otak dan tubuh. Kebiasaan ini, menurutnya, dapat mencegah kepikunan dan meningkatkan metabolisme tubuh.

“Membaca harus dimulai dari hal kecil. Cukup 2–3 halaman sebelum mandi, sebelum tidur, atau di sela waktu luang. Yang penting konsisten,” pesannya.

(JB)

Share :

Baca Juga

Budaya

Dekranasda NTB Mengusung Desainer Lokal Ramaikan IFW 2024

Budaya

Prajurit Denma Brigif TP/31/PS Terus Asah Sadar Tempur di Tengah Padatnya Kegiatan Pembenahan Pangkalan

Budaya

Febriana Irfani Sabet Gelar Duta Lingkungan NTB 2025 2. Putri Kabar Lotim Winner Duta Lingkungan NTB 2025.

Budaya

Pj Gubernur Miq Gite Terima Audiensi Ketua DPD IWAPI NTB bersama Organisasi Kewanitaan Lainnya

Budaya

Keunikan Peringatan HUT RI Di Desa Montong Betok Lombok Timur

Budaya

Forum Media Online Loteng Tancap Gass, Agenda Rutin Santuni Anak Yatim

Budaya

Bupati Pathul Safari Ramadhan 1446 Hijriah di Kecamatan Pujut

Budaya

Tetap Sehat, Selamat dan Produktif di Bulan Suci Ramadhan.