Lombok Tengah, NTB | Mandalika Today – Diawal kepemimpinan Asrok Mudailun, Kepala Desa (Kades) Bilebante Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah memulai dengan menggodok Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) sebagai acuan awal bekerja selama masa jabatanya.
Setelah dilantik 24 April lalu, Asrok Mudailun selain membentuk Kepengurusan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sesuai instruksi Pemerintah Pusat, juga mempersiapkan perumusan RPJMDes. Seperti yang sedang berlangsung senin 02/06/2025 sedang diadakannya Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap peserta penyusunan RPJMDes.
“Setelah kami dilantik 24 April lalu, sesuai instruksi pusat yang mencanangkan Kopdes Merah Putih, kami langsung membentuk Kepengurusannya termasuk menyelesaikan masalah administrasi berupa pembuatan akte dan SK Kemenkumhamnya,”jelas Kades di Kantor Desa Bilebante, (02/06/2025).
Menurutnya, setelah Bimtek selama kurang lebih 3 hari selanjutnya akan penjadwalan untuk Musyawarah Dusun (Musdus) yang hasilnya kemudian dibawa ke Musyawarah Desa (Musdes) yang hasilnya akan jadi acuan penyusunan RPJMDes tersebut.
Ditanya terkait nasib BUMDes yang ada, Asrok mengaku sedang mati suri, yang kedepannya Ia berencana akan merevitalisasi kembali BUMDES tersebut berdampingan dengan Kopdes.
“Kalau BUMDes tentunya sesuai Visi Misi kami yang berniat merevitalisasi Bumdes itu akan tertuang di RPJMDes yang kemudian menjadi acuan pembuatan RKPDes dan APBDes, Dimana nantinya sesuai arahan dari kecamatan untuk mengaktifkan kembali BUMDES maka kiranya perlu kami inventarisir dulu perkembangan yang ada kemudian akan dilakukan regenerasi kepengurusannya supaya bisa berjalan seperti yang diharapkan,”detil Kades.
Lebih lanjut menurut Kades, untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka dalam menjalankan roda pemerintahan yang Ia pimpin, keterlibatan para tokoh baik tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan Kepala Dusun itu sendiri adalah hal yang tidak boleh dilupakan.
“Seperti halnya untuk menyusun RPJMDes ini, para tokoh sebagai representasi masyarakat termasuk kadusnya harus kita libatkan agar kita sama-sama mengetahui alur dan prosesnya,”ungkap kades.
HSH









