Hidup bagaikan roda yang tiada Henti berputar - Mandalikatoday




Home / Opini

Rabu, 4 Juni 2025 - 17:31 WIB

Hidup bagaikan roda yang tiada Henti berputar

Hidup bagaikan roda yang tiada Henti berputar

Mandalikatoday-Mataram,(NTB) – Dr. I Dewa Nyoman Agung Wijaya menekankan pentingnya belajar dan mengambil hikmah dari setiap proses dalam perjalanan hidup. Hidup bagaikan roda yang tiada henti berputar. Kadang berada di atas, kadang di bawah. Namun di balik setiap putaran, tersimpan pelajaran berharga yang membentuk siapa kita.

“Roda kehidupan ini akan terus berputar,” ujar beliau. “Jadi belajarlah di setiap prosesnya, karena setiap peristiwa memiliki makna yang Tuhan ingin kita pahami.”

Baca Juga :  Praktisi Soroti Diamnya Buku Tanah: Masyarakat Butuh Kepastian, Bukan Spekulasi

Menurutnya, percepatan dalam hidup—apapun bentuknya, baik itu karier, cinta, atau kesuksesan—adalah tanda dari Tuhan agar kita senantiasa bersyukur. “Jika dipercepat, berarti Tuhan ingin kita bersyukur,” tuturnya. Sebaliknya, ketika segala sesuatu terasa berjalan lebih lambat, Tuhan mengajarkan kita tentang kesabaran. “Jika diperlambat, itu tandanya Tuhan ingin kita bersabar,” lanjutnya.

Dr. I Dewa Nyoman Agung Wijaya juga berpesan agar kita tidak terjebak dalam kecemasan berlebihan tentang masa depan. “Tak perlu takut atau cemas soal masa depan, karena di setiap langkah dan takdirmu sudah Tuhan perhitungkan,” ujarnya penuh keyakinan.

Baca Juga :  .SQ di BAP Terkait Laporan Oknum Penyidik Loteng Ke Propam Polda NTB.

Pesan ini mengingatkan kita semua bahwa tidak ada perjalanan yang sia-sia. Setiap detik yang kita jalani adalah bagian dari rencana besar Sang Pencipta, yang telah ditetapkan dengan penuh kasih. Maka dari itu, yang terpenting adalah belajar untuk tetap rendah hati, bersyukur, dan sabar di setiap fase kehidupan.

Dalam menghadapi dinamika zaman yang serba cepat, kita kerap terjebak dalam ambisi untuk meraih segalanya secepat mungkin. Namun, seperti kata Dr. I Dewa Nyoman Agung Wijaya, “Belajarlah untuk menikmati setiap proses, bukan hanya hasilnya. Karena pada akhirnya, perjalanan itu sendiri adalah hadiah yang Tuhan berikan untuk kita.”

Baca Juga :  Opini: E-Katalog Bukan Jaminan Bebas Korupsi, Oleh Ketum ARB, Lalu Eko Mihardi

Semoga pesan bijak ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa meniti hidup dengan rasa syukur dan kesabaran yang tak pernah pudar.

(JB)

Share :

Baca Juga

Opini

Oknum Penyidik Polres Loteng Hentikan Penyidikan Stempel Palsu di Laporkan Ke Propam Polda NTB Oleh Kuasa Hukum MSQ.

Opini

Divisi Kajian dan Pemetaan Kawal NTB Sukron, Soroti Proyek Median Jalan Perkim Terkesan Siluman.

Opini

Opini: E-Katalog Bukan Jaminan Bebas Korupsi, Oleh Ketum ARB, Lalu Eko Mihardi

Opini

Pesan Mendalam Dr. Dewa Wijaya: Mengapa Kita Tak Boleh Berekspektasi Terlalu Tinggi pada Siapapun.

Opini

Diduga Ada Pungutan Liar di Puskesmas Lombok Tengah, Minta Aparat Penegak Hukum Tegas.

Opini

Semakin Jauh Tersesat, Ada Baiknya Putar Balik ke Awal”: Pesan Reflektif dari Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya.

Opini

Ketua Formen Loteng Sesali Respon Kapolres Soal Pemberitaan Kasus Mandes Bilabante.

Opini

Ketum Deklarasi NTB Akan Laporkan 13 Kades Se-Kecamatan Jonggat Ke Kajari Lombok Tengah Terkait Penyalah Gunaan Dana Desa Tahun 2022-2024.