Lombok Tengah, NTB | Mandalika Today –– Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Aik Darek Kecamatan Batukliang kabupaten Lombok Tengah tekankan pentingnya kerjasama semua pihak dalam pencegahan Stunting diacara Rembuk Stunting yang digelar Pemerintah Desa (Pemdes) Beber di Aula Kantor, senin (21/07/2025).
“Menjaga kesehatan semua lapisan menjadi tanggung jawab bersama, terlebih masalah Stunting perlu di lakukan pencegahan sejak dini terhitung 1000 hari sejak kehamilan,”ungkap Nurhidayati, petugas bagian Gizi Puskesmas Aik Darek.
Adapun ciri-ciri anak stunting, Nurhidayati memaparkan bahwa :
• Tinggi badan lebih pendek dari usia biasanya.
• Berat badan menurun.
• Perkembangan kognitif (otak) terlambat.
• Anak nampak lebih lemah.
Ia pun membeberkan penyebab terjadi stunting bermula dari masa kandungan Yaitu :
• Di saat ibu mengandung kurang mendapat makanan bergizi atau asupan gizi kurang.
• Faktor sanitasi dan kebersihan lingkungan yang kurang baik.
• Kurangnya stimulasi dan perawatan terhadap tumbuh kembang anak.
• Kesehatan ibu yang buruk disaat hamil.
• Kurang disiplin terhadap pemeriksaan kehamilan.
“Maka pihak kesehatan di masing-masing wilayah tidak pernah merasa sungkan untuk turun kelapangan untuk mensosialisasi kesehatan.”tegasnya.
(HSH)









