ARB Soroti Potensi Gangguan Pelayanan Kesehatan di Lombok Tengah Akibat Ancaman Mogok Nakes Paruh Waktu - Mandalikatoday




Home / Polemik

Senin, 20 April 2026 - 08:17 WIB

ARB Soroti Potensi Gangguan Pelayanan Kesehatan di Lombok Tengah Akibat Ancaman Mogok Nakes Paruh Waktu

ARB Soroti Potensi Gangguan Pelayanan Kesehatan di Lombok Tengah Akibat Ancaman Mogok Nakes Paruh Waktu

Mandalikatoday-Lombok Tengah,(NTB) — Lembaga **Arah Reformasi Bersuara (ARB)** melalui sekjen Mustakim menyoroti potensi terganggunya pelayanan kesehatan di Kabupaten **Lombok Tengah** apabila rencana aksi mogok kerja tenaga kesehatan paruh waktu atau PKKK benar-benar terjadi.

Baca Juga :  Calon Anggota DPRD Loteng Partai Demokrat No 4 Dapil Pemilihan Jonggat Pringgarata, Syamsul Bahri Kampanye Akbar Di Desa Sukarara.

ARB menilai pemerintah daerah perlu segera mengambil langkah cepat dan strategis untuk mengantisipasi dampak yang mungkin timbul, mengingat tenaga kesehatan merupakan ujung tombak pelayanan publik di fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit daerah.

Menurut ARB, isu yang berkembang di kalangan tenaga kesehatan paruh waktu tidak boleh dianggap sepele karena berpotensi mengganggu pelayanan dasar masyarakat, termasuk layanan darurat, pemeriksaan rutin, hingga program kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Kepala Resort Pekat Minta Maaf Perselisihan Dengan Kades Berakhir Damai Melalui Tabayun.

“Pemerintah daerah harus segera membuka ruang dialog dengan para tenaga kesehatan agar persoalan ini tidak berujung pada terganggunya layanan publik,” demikian sikap ARB dalam keterangan yang disampaikan.

ARB juga menekankan pentingnya penyelesaian persoalan secara transparan dan berkeadilan, khususnya terkait status kepegawaian serta hak-hak tenaga kesehatan paruh waktu yang selama ini dinilai belum optimal.

Baca Juga :  Polsek Janapria Datangi TKP Perkelahian Antar Pelajar di SMAN 1 Janapria

Hingga saat ini, pemerintah daerah Lombok Tengah diharapkan segera melakukan langkah mediasi untuk mencegah terjadinya aksi yang dapat berdampak luas pada masyarakat.tutup.mistakim

(JB)

Share :

Baca Juga

Polemik

Kasus Dana Siluman 15 Oknum Dewan Provinsi Mati Suri: Ketum Amarah NTB  Minta Kajati Kembalikan Dana Siluman Oknum Dewan.

Polemik

Lewat Patroli Dialogis, Polsek Bayan ajak Peran Aktif masyarakat jaga Kamtibmas

Polemik

Pemdes Bunkate Dukung Gerai Koperasi Merah Putih Presiden Prabowo, Desak Transparansi Papan Informasi Proyek

Polemik

Rutin Sambang Warga, Bhabinkamtibmas Lamuntet Respon Cepat Selesaikan Kesalahpahaman warga

Polemik

Calon Anggota DPRD Loteng Partai Demokrat No 4 Dapil Pemilihan Jonggat Pringgarata, Syamsul Bahri Kampanye Akbar Di Desa Sukarara.

Polemik

Divis Pariwisata Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kawal NTB Lale Uswatun.

Headline

Dipersulit Buka Rekening Perusahaan, Calon Nasabah Laporkan Bank NTB Syariah Cabang Masbagik ke Ombudsman

Polemik

Aliansi AMARAH Kembali Aksi Demo Jilid ll di Kejati NTB Pertanyakan Kasus 13 Orang Oknum Anggota Dewan Nikmati Skandal Dana Siluman DPRD Provinsi.