Diduga Ada 'Permainan Kotor' Oknum Daerah, Dapur Gizi Nasional Ditangguhkan Sepihak! - Mandalikatoday




Home / Headline / Pembangunan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:37 WIB

Diduga Ada ‘Permainan Kotor’ Oknum Daerah, Dapur Gizi Nasional Ditangguhkan Sepihak!

Lombok Tengah – Operasional sejumlah dapur program gizi nasional di bawah Badan Gizi Nasional (BGN) dilaporkan mandeg dan terkena sanksi penangguhan (suspend) secara sepihak. Kondisi ini memicu respons keras dari Ketua Mitra Yayasan, Drs. Kurniawan Armin, MM, yang menduga adanya penyalahgunaan wewenang dan “permainan kotor” oleh oknum pejabat BGN di tingkat daerah.

​Menurut Kurniawan, penghentian sementara operasional dapur ini sangat merugikan pihak investor (mitra), relawan, hingga Penerima Manfaat (PM) yang seharusnya mendapatkan layanan rutin. Padahal, program berskala nasional ini baru berjalan selama satu bulan.

​”Ini kok dibiarkan dapur orang menganggur sampai 2-3 minggu? Ini ada apa ini? Hanya sebabnya kesalahpahaman saja kok bisa suspend? Ini ada permainan kotor di sini, para pejabat di tingkat daerah ini,” ujar Kurniawan dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga :  Wabup HM. Nursiah Gerak Cepat Temui Pegiat Wisata Dan Tokoh Masyarakat di Desa Awang.

​Kurniawan menjelaskan bahwa karut-marut ini berawal dari masalah internal yang dinilai sepele, namun dibesar-besarkan hingga ke tingkat pusat tanpa melalui prosedur penyelesaian yang benar di tingkat bawah.

​Di Dapur Leneng 06, misalnya, terjadi kesalahpahaman antara Kepala Dapur dengan relawan, serta hilangnya penanggung jawab administrasi/operasional (SPI) secara mendadak tanpa pemberitahuan tertulis. Kasus serupa juga sempat terjadi di Dapur Kluwi.

​Alih-alih melakukan mediasi atau memberikan surat somasi terlebih dahulu, oknum pejabat daerah—mulai dari Koordinator Kecamatan (Korcam), Koordinator Wilayah (Korwil), hingga Kepala Regional (Kareg)—justru langsung mengeluarkan rekomendasi sanksi suspend ke KPBG hingga ke BGN Pusat di Jakarta.

Baca Juga :  PJ Gubernur Diwakili Kadispar NTB dalam Rapat Koordinasi II Kesiapan Penyelenggaraan Event Moto GP Tahun 2023

Dampak dari penangguhan sepihak ini sangat dirasakan oleh berbagai pihak. Masyarakat sebagai Penerima Manfaat (PM) dilaporkan terus mendesak agar pelayanan gizi dibuka kembali karena mereka sangat membutuhkan program tersebut.

​Kurniawan menegaskan bahwa dari segi kesiapan fasilitas, administrasi, maupun ketersediaan anggaran (PA), pihak dapur sebenarnya sudah sangat memadai dan sepenuhnya mematuhi aturan BGN. Namun, kepergian SPPI yang didukung oleh rekomendasi sepihak dari oknum daerah membuat seluruh aset dan investasi menjadi vakum.

​”Kita yang tidak beroperasi satu minggu saja rugi, terjadi depresiasi. Masyarakat juga rugi. Sementara PM teriak-teriak minta dilayani,” tambahnya.

Baca Juga :  Dugaan Keracunan Sate SPPG Bujak: Puluhan Penerima Manfaat Terdampak, ALARM-NTB Desak Evaluasi Total SPPG

​Menyikapi dugaan maladministrasi dan indikasi penyalahgunaan wewenang di balik sanksi suspend sepihak ini, Kurniawan menyatakan akan melacak aliran masalah ini hingga tuntas. Ia mendesak BGN Pusat untuk segera turun tangan memeriksa performa para pejabatnya di tingkat daerah agar tidak ada oknum yang hanya sekadar mencari muka (carmuk) ke pusat dengan mengorbankan program di lapangan.

​Terkait solusi jangka pendek, Kurniawan meminta BGN segera mengambil keputusan tegas mengenai status SPPI yang hilang.

​”Kalau dia (SPPI) akan datang kembali seperti biasa, kita menerima. Atau kalau tidak kembali, mohon segera diganti supaya kita tidak pakem (vakum) begini. Ini kan program nasional, tidak main-main,” pungkasnya.

(HSH)

Share :

Baca Juga

Pembangunan

Polda NTB Siap Sukseskan Launching Program MBGP Bareng Presiden 08 Prabowo Subianto.

Headline

Rapim Polda NTB 2026, Kapolda NTB Tegaskan Komitmen Dukung dan Amankan Program Kerja Pemerintah

Headline

Dandim Loteng Pimpin Upacara Korp Raport Pelepasan Anggota Dan PNS Yang Memasuki Masa Purna Tugas

Headline

Dua Kafilah Lombok Tengah, Muh. Zaky Irsyad Batuta dan Salwa Salsabila, Ikut Menorehkan Prestasi, NTB Masuk 10 Besar STQH Nasional

Headline

Kepsek SDN 4 Praya Klarifikasi Pemberitaan di Salah Satu Media Online Yang Terkesan Memojokan Sekolah.

Pembangunan

Kunjungi Sekolah, Polres Loteng Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri

Headline

Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Tahun 2024.

Headline

Kejaksaan Negeri Loteng Berhasil Selamatkan Dana Desa Yang di Kembalikan Pemdes Bunkate Tahun 2020-2022