Praya, Lombok Tengah — Masjid Agung Praya kembali menunjukkan perannya sebagai pusat kegiatan sosial keagamaan. Setiap hari Jumat, sekitar 500 bungkus nasi dibagikan kepada anak-anak santri dan masyarakat sekitar setelah pelaksanaan salat Jumat.
Tradisi berbagi ini sudah berjalan cukup lama dan terus mendapat dukungan luas dari jamaah Masjid Agung Praya serta warga di lingkungan sekitar. Tidak hanya berasal dari masyarakat, donasi nasi bungkus juga rutin datang dari sejumlah instansi, seperti Kementerian Agama (Kemenag) dan Kantor Pajak.
Seorang jamaah tetap Masjid Agung Praya mengungkapkan bahwa semangat berbagi ini tumbuh dari rasa syukur dan kepedulian sosial. “Setiap Jumat alhamdulillah kami bisa mengumpulkan sampai 500 bungkus. Banyak jamaah dan warga sekitar yang ikut menyumbang. Kemenag dan kantor pajak juga sering memberikan nasi bungkus,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).
Pembagian nasi bungkus dilakukan sesaat setelah jamaah selesai melaksanakan salat Jumat. Anak-anak santri yang setiap pekan menanti kegiatan ini terlihat sangat antusias, sementara sebagian masyarakat turut membantu proses penyaluran.
Tradisi berbagi setiap Jumat ini diharapkan dapat terus berjalan dan menjadi inspirasi bagi masjid serta komunitas lainnya di Lombok Tengah. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tumbuh di tengah jamaah Masjid Agung Praya menjadi bukti nyata kuatnya nilai kebersamaan dalam kehidupan masyarakat.
(Red)









