Lombok Tengah| Mandalika Today – Angin kencang menerjang Desa Aik Bukak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, pada Selasa pagi (3/3/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya belasan rumah warga mengalami kerusakan, bahkan satu rumah milik kepala dusun dilaporkan roboh pada bagian atap.
Kepala Desa Aik Bukak, Hamdan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa angin kencang yang terjadi sejak pagi hari menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah di beberapa dusun.
“Angin kencang tadi pagi menyebabkan tiga rumah warga rusak. Sebelumnya, pada bulan lalu, delapan rumah juga terdampak kejadian serupa,” ujar Hamdan saat dikonfirmasi, Selasa sore.
Hamdan merinci, dusun yang terdampak antara lain Dusun Petekus Lauk, Dusun Petekus Daye, Dusun Pengenem, Dusun Montongalung, Dusun Batungerengseng Daye, Dusun Labupandan, Dusun Langgalawe, dan Dusun Seganteng Bat.
Menurutnya, hingga hari ini tercatat sudah belasan rumah warga mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang. Beberapa di antaranya mengalami kerusakan cukup parah sehingga tidak dapat ditempati sementara waktu.
“Ada warga kami yang tidak bisa menempati rumahnya karena kerusakan yang cukup berat. Bahkan rumah salah satu kepala dusun atapnya roboh,” ungkapnya.
Pemerintah Desa Aik Bukak, lanjut Hamdan, berharap adanya respons cepat dari dinas terkait di tingkat kabupaten maupun pemerintah daerah untuk turun langsung melihat kondisi di lapangan dan memberikan bantuan sesuai tingkat kerusakan yang dialami warga.
“Harapan kami selaku pemerintah desa agar dinas terkait segera merespons kondisi yang terjadi. Mengingat pemerintah desa tidak memiliki anggaran untuk membantu warga yang tertimpa musibah ini,” tegasnya.
Ia juga berharap Pemerintah Daerah Lombok Tengah dapat segera mengondisikan warga terdampak dan menyalurkan bantuan yang dibutuhkan, agar masyarakat dapat kembali menempati rumah mereka dengan aman.
Saat ini, warga bersama aparat desa masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan jumlah total kerusakan serta kebutuhan mendesak para korban terdampak angin kencang tersebut.









