Lombok Timur, NTB | Mandalika Today – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Lombok Timur sukses menyelenggarakan aksi jemput bola melalui kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan layanan Pasporia (Paspor Minggu Ceria). Kegiatan yang berlokasi di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Rinjani Selong, Kabupaten Lombok Timur ini digelar pada Minggu (21/6/2026).
Langkah inovatif ini diambil sebagai wujud nyata komitmen institusi dalam mendekatkan pelayanan publik, sekaligus memberikan manfaat langsung di bidang kesehatan dan keimigrasian bagi masyarakat setempat.

Kegiatan ini mendapat atensi dan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur turut hadir secara langsung di lokasi. Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kantor Imigrasi Lombok Timur atas inisiatif menghadirkan pelayanan publik yang responsif di tengah-tengah momentum berkumpulnya masyarakat.
Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis ini merupakan bagian dari program aksi nyata Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui pemanfaatan posko yang disediakan, masyarakat dapat memeriksa kondisi kesehatan mereka, meliputi pengecekan tekanan darah dan kadar gula darah tanpa dipungut biaya, yang ditangani langsung oleh petugas medis profesional.
Di saat yang bersamaan, layanan Pasporia (Paspor Minggu Ceria) juga dihadirkan sebagai terobosan dari Direktorat Jenderal Imigrasi. Layanan ini dirancang khusus untuk memfasilitasi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja agar tetap bisa mengurus paspor dengan nyaman di hari libur.
Kehadiran dua layanan terintegrasi ini mendapat sambutan hangat dari warga Lombok Timur. Sejak pagi, area CFD dipadati oleh masyarakat yang antusias mengantre, baik untuk memeriksakan kesehatan maupun mengurus dokumen keimigrasian.

Tingginya partisipasi warga menjadi bukti bahwa layanan yang fleksibel dan adaptif sangat dibutuhkan oleh masyarakat modern saat ini.
Melalui keberhasilan acara ini, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Lombok Timur berharap program serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
Upaya ini menjadi bagian dari visi besar instansi untuk terus mewujudkan pelayanan publik yang prima, humanis, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
(HSH)









