Bupati Lombok Tengah Usulkan R-KUA/PPAS 2027 Perkuat SDM, Infrastruktur dan Ekonomi Inklusif - Mandalikatoday




Home / Peristiwa

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:27 WIB

Bupati Lombok Tengah Usulkan R-KUA/PPAS 2027 Perkuat SDM, Infrastruktur dan Ekonomi Inklusif

oplus_32

oplus_32

Bupati Lombok Tengah Usulkan R-KUA/PPAS 2027 Perkuat SDM, Infrastruktur dan Ekonomi Inklusif

 

Mandalikatoday-Lombok Tengah,(NTB) – .Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (14/7/2026). Penyampaian dokumen tersebut menjadi tahapan awal Penyusunan APBD 2027 yang diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. Referensi Geografis

Dalam penyampaiannya Bupati yang diwakili oleh Wakil Bupati H.M.Nursiah, menjelaskan bahwa Penyusunan R-KUA dan PPAS 2027 telah mengacu pada ketentuan peraturan Perundang-undangan serta diselaraskan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2027. Dokumen tersebut disusun melalui pendekatan Partisipatif, teknokratis, dan terpadu agar pembangunan daerah berjalan konsisten mulai dari tahap perencanaan hingga pengawasan.Panduan Kota & Daerah

“Wabup H.M.Nursiah Mengungkapkan, kondisi Perekonomian global masih diwarnai berbagai tantangan seperti ketegangan geopolitik, inflasi, dan volatilitas harga komoditas. Meski demikian, Indonesia dinilai memiliki modal yang kuat untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi berkat sumber daya alam yang melimpah, pasar domestik yang besar, serta Stabilitas sosial dan politik yang terjaga.

Baca Juga :  Mobil Plat Merah Dinas PN Praya Terparkir di Tempat Cafe Remang-Remang Hiburan Malam.

Ditingkat daerah, sejumlah Indikator makro menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lombok Tengah Meningkat dari 71,19 pada 2024 Menjadi 72,07 pada 2025 dan diproyeksikan mencapai 72,96 pada 2027. Tingkat kemiskinan juga berhasil ditekan dari 12,07 persen menjadi 10,68 persen dengan target turun hingga kisaran 9,20–10,14 persen pada 2027.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi meningkat dari 3,34 persen menjadi 4,87 persen dan diperkirakan mencapai 5,36–6,34 persen pada 2027.
Menurut Bupati, sektor pariwisata, khususnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, tetap menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang didukung penguatan sektor pertanian, perikanan, industri pengolahan, serta ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Namun demikian, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan berupa meningkatnya tingkat pengangguran terbuka, ketimpangan pendapatan, dan perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengusung tema pembangunan tahun 2027, yaitu Penguatan Transformasi MASMIRAH dengan lima prioritas utama, yakni peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan, Pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, Pemerataan infrastruktur, serta penguatan modal sosial, budaya, dan harmoni masyarakat

Baca Juga :  Perumdam Tiara Siap Distribusika Air Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Dari sisi fiskal, Bupati mengakui bahwa Lombok Tengah masih memiliki ketergantungan yang cukup tinggi terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Meski demikian, rasio kemandirian fiskal daerah menunjukkan tren peningkatan seiring berkembangnya sektor pariwisata dan potensi pendapatan asli daerah (PAD) lainnya yang terus dioptimalkan melalui tata kelola yang lebih propesional.

Dalam rancangan KUA-PPAS 2027, target pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp2,57 triliun, meningkat sekitar Rp78,49 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan tersebut terdiri atas PAD sebesar Rp597,31 miliar, pendapatan transfer sebesar Rp1,95 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp26,63 miliar.

Sementara itu, belanja daerah juga direncanakan sebesar Rp2,57 triliun yang difokuskan pada pemenuhan belanja wajib, Pelayanan dasar, serta mendukung program prioritas Nasional seperti pengentasan Kemiskinan, penurunan stunting, dan ketahanan pangan. Alokasi belanja meliputi belanja operasi Sebesar Rp2,06 triliun, belanja modal Rp172,09 miliar, belanja tidak terduga Rp2,5 miliar, dan belanja transfer Rp334,05 miliar untuk mendukung pembangunan hingga tingkat desa.

Baca Juga :  Police Goes To School, Satlantas Polres Loteng Jadikan Pelajar Sebagai Pelopor Keselamatan Berlalu-lintas

Pada sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan direncanakan sebesar Rp30,89 miliar yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA), sedangkan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp31,18 miliar dialokasikan untuk pembayaran angsuran pokok utang daerah kepada PT SMI (Persero), sehingga struktur APBD 2027 tetap disusun dalam kondisi berimbang.

Menutup penyampaiannya, Bupati Pathul Bahri berharap R-KUA dan PPAS 2027 dapat menjadi landasan penyusunan APBD yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mempercepat terwujudnya Lombok Tengah yang MASMIRAH (Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera, dan Harmonis).

Ia juga mengajak seluruh unsur legislatif dan eksekutif untuk Menjaga amanah rakyat melalui Penyusunan anggaran yang Berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tutup H.Nursiah.

(Jb).

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Babinsa Kawal Pelepasan Ribuan Bibit Ikan Nila di Desa Bual

Peristiwa

Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa

Peristiwa

Wakil Bupati Lombok Tengah Lepas 393 Rombongan Calon Jamaah Haji 2024.

Peristiwa

Pemilik Lahan Kek Mandalika Kibarkan Bendera Palestina , Sindir ITDC Tuntut Hak lahan yang Dirampas.

Peristiwa

BGN: Korban Penipuan Program Makan Bergizi Segera Lapor Polisi

Peristiwa

Polwan Polda NTB Gelar Bakti Religi, Tunjukkan Kepedulian untuk Kebersamaan

Peristiwa

Sat Res Narkoba Polres Loteng Amankan 3 Orang Pengedar Sabu Di Kecamatan Pujut.

Peristiwa

Kunjungan Kerja Presiden RI Joko Widodo Di NTB 2024.