Diduga Oknum Polisi Bantu DC Rampas Mobil Ibu Bawa Anak Balita Ditengah Jalan. - Mandalikatoday




Home / Peristiwa

Jumat, 8 Desember 2023 - 09:11 WIB

Diduga Oknum Polisi Bantu DC Rampas Mobil Ibu Bawa Anak Balita Ditengah Jalan.

Diduga Oknum Polisi Bantu DC Rampas Mobil Ibu Bawa Anak Balita Ditengah Jalan.

 

Mandalikatiday-Lombok Tengah,(NTB) – Sejumlah orang dengan wajah sangar dan beringas yang mengaku Depcolektor (DC), Rabu 6 Desember 2023, lakukan aksi dugaan perampasan mobil milik seorang ibu saat sedang bersama balitanya. Yang miris, aksi itu diduga dibantu oleh oknum anggota polisi.

Ibu yang dirampas mobilnya itu bernama Leni 20 tahun warga Dusun Open Desa Mangkung Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah NTB, dimana kejadian perampansan berlangsung saat ia dan balitanya yang baru berumur 4 tahun sedang berada di Pasar Renteng untuk membeli kebutuhan sehari-hari keluarga.

“Tiba-tiba saja, sekitar 9 orang Depcolektor ini dengan nada kasar, berteriak dan memaksa Ibu Leni masuk ke dalam mobilnya saat ia sedang dipasar itu. Kejadian itu sontak membuat balitanya ketakutan dan menangis, namun orang-orang berlagak preman dari Depcolektor itu tidak peduli,”ujar Ali Wardana dari Koalisi Pejuang Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (Kode HAM) yang kini mendampingi korban memproses kasus tersebut, Jumat 8 Desember kepada Wartawan.

Baca Juga :  Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 1 Jonggat, Diduga Kepsek Tidak Mengindahkan Panggilan Mediasi Kapolsek

Walau korban sempat menolak, namun karena keganasan dan keberingasan oknum DC itu, Leni akhirnya pasrah dan bersama balitanya yang meraung nangis ketakutan, akhirnya naik ke dalam mobilnya sendiri , padahal saat itu Leni belum selesai berbelanja di pasar tersebut.

Anehnya, para oknum DC itu juga ikut masuk ke dalam mobil dan bahkan salah seorang dari mereka menyetir mobil Ibu Leni lalu berjalan dan dari Pasar Renteng mengarah dan masuk ke halaman Mapolsek Praya. Karena diantara oknum DC tersebut, diduga oknum anggota polisi juga turut bersama mereka, namun tak bisa dibedakan karena semua berpakaian preman.

Baca Juga :  Dirut RSUD Sumbawa Klarifikasi Keluhan Pasien Yang Viral di Media Sosial Dan Jelaskan Kronologinya.

“Seperti penuturan Ibu Leni ke saya, sesampai di Polsek mobil tersebut sempat didiamkan di sana sekitar sejam. Anehnya, dari pihak Polsek mengatakan kalau mobil itu diamankan Polsek karena bermasalah, tetapi malah sejam kemudian diberikan ke oknum DC untuk dibawa pergi,”ungkap Ali Wardana.

Melihat kejadian tersebut lanjut Ali Wardana, terlihat jelas ada indikasi kerjasama antara Polsek Praya dan DC karena melakukan eksekusi barang rampasan di dalam Kantor Polsek Praya itu sendiri.

Adapun riwayat Mobil Xenia milik Ibu Leni tersebut, merupakan mobil warisan dari almarhum bapaknya yang meninggal sekitar sebulan yang lalu. Mobil itu, belakangan diketahui terima gadai dari seseorang bernama Nurhadi senilai Rp. 95 juta.

Baca Juga :  Masalah Status Facebook, Bhabinkamtibmas Polsek Buer Mediasi Dua Warga

“Ternyata mobil itu katanya ada sangkutan di Bank karena pemiliknya si Nurhadi itu setoranya macet. Itu dalih mereka melakukan perampasan,”ungkap Ali Wardana.

Namun, kejadian tersebut tandas Ali Wardana telah membuat korban dan balitanya terganggu secara fisiologis dan mental karena mengalami traumatik atas peristiwa yang menimpanya. Selain juga mengalami kerugian secara materi.

Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan hearing ke Mapolres Lombok Tengah untuk meminta pertanggungjawaban atas kejadian tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Praya Iptu. Susan Vera Sualang dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut via WA-nya, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.

MT-01

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Respon Cepat Polres Loteng Padamkan Kebakaran Lahan Dekat Sirkuit Mandalika

Peristiwa

Pemuatan Berita 7 Media Penuhi UU Pers dan KEJ, PWI NTB Nilai Langkah Polres Sumbawa Ancam Kebebasan Pers.

Peristiwa

Anak Usia 8 Tahun Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Sungai Tiu Betak Sekongkang Bawah

Headline

Rawan Perampokan Saat Tarik Uang, Polres Loteng Berikan Fasilitas Pengawalan Gratis

Peristiwa

Polsek Utan Amankan Remaja Terduga Pelaku Tebas Korban Dengan Pisau

Peristiwa

Polisi Lamban Tangani Kasus Dugaan Intimidasi Wartawan dan Kasusnya Jadi Saling Lapor.

Peristiwa

Wartawan Ditabrak Pemabuk Diduga Ada Kesengajaan, Pimpinan Media Minta Polisi Usut Dugaan Kesengajaannya.

Peristiwa

Pimpinan Pondok Pesantren Pemerkosa Santriwati di Lombok Tengah Dituntut 19 Tahun Penjara Oleh Penuntut Umum Kejari Lombok Tengah.