Lombok Timur, NTB | Mandalika Today – Arus kunjungan wisatawan mancanegara ke beberapa Destinasi Wisata unggulan di kabupaten Lombok Timur pada musim panas tahun ini terus menunjukkan peningkatan yang signifikan dari tahun sebelumnya.
Seperti yang dijelaskan Humas Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur, Kusuma Adnan mengatakan lonjakan ini terpantau dari data booking akupansi di semua Hotel, Villa, Bungalow & Homestay yang tersebar di desa desa wisata khususnya akomodasi yang berada di kawasan wisata lingkar selatan Rinjani seperti Tetebatu Selatan, Tetebatu Induk, Kembang Kuning, Jeruk Manis, Banok, Loyok , Lendang Belo, dan Treng Wilis Prian.
“Berdasarkan data yang kami himpun dari beberapa akomodasi favorite yang ada di Tetebatu, Tetebatu Selatan & Kembang Kuning pada musim liburan high season tahun ini mayoritas wisatawan asing didominasi oleh wisatawan asal benua Eropa seperti Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Spanyol, Belgia dan sebagian berasal dari negara-negara balkan atau Skandinavia. Kami juga menemukan cukup banyak tamu-tamu asal Amerika & sebagiannya datang dari Asia, Australia & Afrika,.” Jelas Uncle Kus sapaan akrab Kusuma Adnan, Senin (29/07/2024) dari ruang kerjanya.
Lebih lnajut Uncle Kus menyapaikan sejak tanggal 1 Juli sampai dengan 28 Juli 2024 terpantau pada dua loket masuk Obyek wisata air terjun sarang walet tembus angka 2500 an.
“Angka kunjungan yang kami pantau dari dua loket masuk ke objek wisata air terjun Sarang Walet (pintu masuk Tetebatu dan Kembang Kuning) tercatat total angka kunjungan menjelang akhir bulan ini sudah tembus di angka 2500 an,” ungkap Uncle Kus.
Menurut Uncle Kus memasuki bulan Agustus ini angka kunjungan akan terus meningkat jika dilihat dari data akupansi yang sudah masuk secara online booking di setiap akomodasi yang tersedia. Jika dilihat dari jumlah kamar yang tersedia di tiga Desa wisata antara lain Tetebatu, Tetebatu Selatan, Kembang Kuning dan Jeruk Manis ada lebih dari 400 sampai 500 tamu yang menginap setiap harinya.
“Dari angka ini estimasi jumlah uang yang berputar ditiga Desa wisata ini menembus angka 400-500 juta /hari, angka ini dihitung bila rata rata satu orang tamu menghabiskan minimal 1 juta perhari untuk bayar kamar penginapan, makan dan minum, serta biaya lain untuk sewa jasa pemandu wisata atau membeli paket paket wisata,” tabahnya.
Ditempat yang berbeda estimasi uang masuk dari tiga loket pintu masuk ke objek wisata Air Terjun Sarang Walet & Air Terjun Durian Indah masing-masing diangka 10 juta/bulannya.
“Tentunya ini jumlah yang membanggakan dan sangat positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat pedesaan dari sektor pariwisata.” Ucap Uncle Kus.
Sebagai informasi bahwa angka kunjungan ke objek-objek wisata yang ada di Tetebatu masih didominasi oleh wisatawan Mancanegara & Asia, dan sebagian berasal dari wisatawan domestik.
Pewarta: Azwar
Editor : H. Syamsul Hadi









