Lombok Barat, NTB| Mandalika Today – Potret suasana pantai senggigi di pagi hari, sebagai tempat objek wisata/Icon wisata tertua di NTB, setiap hari selalu ada pengunjung yang datang untuk bersantai dan menikmati suasana di tepi pantai, Minggu (04/05/25).
Menikmati pantai yang kotor di pagi hari bisa menjadi pengalaman yang unik, namun penting untuk diingat bahwa kebersihan pantai adalah tanggung jawab bersama. Meskipun mungkin ada beberapa sampah yang terlihat, pantai di pagi hari tetap menawarkan keindahan alam yang menenangkan, seperti suara ombak yang menenangkan dan pemandangan matahari terbit yang memukau sambil ditemani segelas kopi pahit.
Menurut Rusman Hair SH warga Senggigi, pantai yang kotor juga bisa menjadi peluang untuk melakukan aktivitas seperti berjalan-jalan sambil memungut sampah atau melakukan bersih-bersih pantai bersama-sama.
“Ini bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat bagi lingkungan.tidak hanya sebatas Fatamorgana saja.”ujarnya minggu pagi saat berada di pinggiran pantai Senggigi (04/05/2025).

“Untuk menghindari banyak nya pengunjung, kami memilih dipagi hari sebagai waktu yang tepat untuk menikmati suasana alam di pantai yang terlihat indah, namun pada kenyataannya berbeda…? Dimana senggigi yang dulunya dijadikan sebagai Icon pariwisata tertua di Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di kabupaten Lombok Barat, yang letaknya dibagian utara dengan penyumbang PAD terbesar,”lanjut Rusman.
Saat ini, pantai merupakan salah satu destinasi pilihan masyarakat untuk berwisata. Namun, banyak pengunjung dan pedagang di sekitar pantai senggigi masih membuang sampah sembarangan dan banyak pedangan kaki lima yang mendirikan tenda tenda untuk berjualan dengan begitu lepas dan bebas.
Hal ini membuat pantai terlihat kotor dan beraroma tidak sedap serta semeraut. Dengan begitu, banyak pengunjung yang tidak nyaman untuk menikmati keindahan pantai senggigi sekarang.
Sehingga menurut Rusman, Membuang sampah pada tempatnya merupakan salah satu cara efektif untuk menjaga kebersihan dan keindahan pantai.
“Akan tetapi, terlihat pantai senggigi sekarang yang sudah begitu kotor. Melihat kondisi ini dapat ditarik sebuah pertanyaan, bagaimana cara membersihkan pantai dan menertibkan pantai senggigiku sekarang ini yang terlihat begitu semeraut dan kotor guna menjaga kebersihan dan keindahan pantai…???”heran Rusman.
Salah satu cara yang dapat dilakukan kata Rusma adalah perlunya perhatian langsung dari pemerintah setempat hususnya pemda lobar dan umumnya pemerintah Provinsi NTB, serta bagaimana kesadaran dari masyarakat itu sendiri untuk menjaga kebersihan pantai senggigi ini.
“Hal ini perlu di realisasikan mengingat kebiasaan membuang sampah merupakan perilaku yang buruk dan meningkatkan tingkat pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran baik dari individu maupun lingkungan sekitar, tidak terlepas dari perhatian dan sentuhan dari pemda langsung, untuk tetap dan selalu menjaga kebersihan pantai senggigi. Selain itu, adanya penyuluhan terhadap masyarakat mengenai pentingnya akan kesadaran untuk sama sama menjaga kebersihan dan ketertiban pantai.”himbanya.
Red









