Wabup HM Nursiah Pimpin Intervensi Terpadu Anak Penderita Hidrosefalus di Kawo Dapat Dukungan Lintas Sektot. - Mandalikatoday




Home / Pembangunan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:48 WIB

Wabup HM Nursiah Pimpin Intervensi Terpadu Anak Penderita Hidrosefalus di Kawo Dapat Dukungan Lintas Sektot.

Wabup HM Nursiah Pimpin Intervensi Terpadu Anak Penderita Hidrosefalus di Kawo Dapat Dukungan Lintas Sektot.

 

Mandalikatoday-Lombok Tengah,(NTB) — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat rentan. Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H.M. Nursiah, S.Sos., M.Si, selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), memimpin langsung penyaluran bantuan kepada seorang anak penderita hidrosefalus di Desa Kawo.

Kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi lintas sektor, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta pemerintah desa setempat. Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Kesehatan dr. Mamang, Kepala Dinas Sosial H. Masnun, serta Kepala Desa Kawo.

Baca Juga :  Bupati Lombok Tengah Setujui 18 Desa Pemekaran dan Siapkan Anggarannya.

HM Nursiah menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memastikan setiap warga, khususnya kelompok rentan, mendapatkan perhatian dan intervensi yang tepat. “Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan penanganan khusus,” ujarnya.

Anak penderita hidrosefalus tersebut diketahui berasal dari keluarga kurang mampu dan telah terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), serta menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar intervensi yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi berkelanjutan.

Baca Juga :  Kolaborasi dengan Efishery, Bunda Lale Kombinasikan Telur dan Ikan entaskan Stunting

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Mamang, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi kesehatan anak tersebut melalui layanan kesehatan yang tersedia. “Pendampingan medis akan dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi anak tetap terkontrol,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, H. Masnun, menambahkan bahwa dukungan sosial akan terus diperkuat melalui berbagai program perlindungan sosial. Hal ini termasuk memastikan bantuan tepat sasaran dan berkesinambungan bagi keluarga yang membutuhkan.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah menyalurkan berbagai bentuk bantuan, antara lain paket sembako, paket nutrisi, perlengkapan kebutuhan dasar seperti kasur dan selimut, serta bantuan ayam petelur. Bantuan ini diharapkan tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

Baca Juga :  Resmikan Tiga Pabrik Pengolahan Jagung, Bang Zul: Kita Akan Olah Hasil Jagung Sendiri

Kepala Desa Kawo menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap warganya. Ia berharap sinergi lintas sektor ini terus berlanjut untuk membantu masyarakat desa yang membutuhkan.

Melalui langkah terpadu ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan sosial, menurunkan angka kemiskinan, serta menghadirkan pelayanan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

(JB)

Share :

Baca Juga

Pembangunan

TNI Bersama Poktan Berkomitmen Menjaga Ketahanan Pangan Nasional

Headline

Kapolda NTB Letakkan Batu Pertama Pembangunan SPPG Polres Loteng: Kepedulian Polisi pada Gizi Anak

Pembangunan

Kirab Pataka HUT ke-80 Lombok Tengah Resmi Dimulai, Dilepas Wakil Bupati

Pembangunan

Pj Gubernur Miq Gite Terima Audiensi Pengurus PGRI NTB

Pembangunan

Sarapan di Pasar Balang Kecamatan BKU, H.Nursiah Didoakan Kembali Menang Untuk Melanjutkan Pembangunan di Loteng..

Pembangunan

Polres Loteng Dukung Swasembada Pangan Nasional dan Tanam Jagung Serentak Kuartal lll di Desa Barabali Kecamatan Batuklian.

Pembangunan

Kemiskinan di Loteng Tahun 2024-2025 dari Angka 12,8 Persen Turun Menjadi 10,08 Persen.

Pembangunan

CV. Ading Walet Group Lombok Tengah NTB Dapat SK Menteri Pertanian Ri.