LOMBOK TENGAH, NTB | Mandalika Today – Pesta demokrasi tingkat desa di Kabupaten Lombok Tengah berakhir dengan catatan emosional yang mendalam. Muhammad Azri diumumkan sebagai peraih suara terbanyak pada pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Jago, Kecamatan Praya, untuk periode jabatan 2026-2034. Pengumuman hasil rekapitulasi suara pada Minggu (28/6/2026) itu disambut dengan luapan kebahagiaan dan tangis haru dari keluarga, tim sukses, serta warga pendukungnya.
Azri berhasil mengamankan kursi wakil rakyat desa setelah memenangkan kontestasi di Daerah Pemilihan (Dapil) 1, yang mencakup wilayah Dusun Jago Daye, Jago Lauk, dan Jago Timuk. Kemenangan ini dinilai bukan sekadar pencapaian individu, melainkan buah dari kedekatan Azri dengan warga serta kepercayaan masyarakat yang tertumpu padanya selama masa kampanye.
Dalam pernyataan resmi pertamanya usai pengumuman, Azri tidak lupa memberikan penghormatan tinggi kepada pihak penyelenggara. Ia menilai proses pemilihan langsung BPD Desa Jago kali ini berjalan dengan standar integritas yang baik.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Panitia Penyelenggara. Berkat kerja keras, kejujuran, dan transparansi mereka, seluruh tahapan pemilihan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” ungkap Azri.
Ia menekankan bahwa profesionalisme panitia menjadi kunci utama terciptanya iklim demokrasi yang sehat di tingkat desa tersebut.
Menanggapi kemenangannya, Azri dengan rendah hati menyatakan bahwa mandat yang ia terima adalah kemenangan bersama masyarakat Desa Jago, khususnya warga di Dapil 1. Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk segera melupakan sekat-sekat politik praktis yang mungkin muncul selama masa pencalonan.
“Alhamdulillah, ini adalah kemenangan kita semua. Saya berharap setelah ini, kita bisa kembali merapatkan barisan. Mari saling merangkul dan mempererat tali silaturahmi demi membangun Desa Jago yang kita cintai bersama,” pinta Azri.
Pesan persatuan ini menjadi sorotan utama, mengingat peran BPD ke depannya sangat bergantung pada harmonisasi hubungan antara lembaga perwakilan desa, pemerintah desa, dan masyarakat.
Melihat ke depan, Azri menegaskan kesiapannya untuk mengemban amanah selama delapan tahun ke depan. Ia berjanji akan mendedikasikan seluruh energi dan waktunya untuk menyuarakan aspirasi warga serta mendorong kemajuan desa.
“Amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya. Tujuan utamanya adalah memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan sinergi yang kuat untuk mewujudkan desa yang maju dan harmonis,” tutupnya.
Dengan dilantiknya anggota BPD baru, termasuk Azri, kini muncul optimisme baru di kalangan warga Desa Jago. Masyarakat berharap adanya kolaborasi yang solid antara BPD dan Pemerintah Desa dapat mempercepat pembangunan infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat secara lebih merata di masa mendatang.
(HSH)









