- Mandalikatoday




Home / Pembangunan

Selasa, 22 September 2026 - 06:58 WIB

RSUD Praya Matangkan Persiapan Reakriditasi Selesai Desember 2026.

 

Mandalikatoday-Lombok Tengah,(NTB) – Rumah Sakit Umum Praya Kabupaten Lombok Tengah Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien, Sertifikat Ditargetkan Terbit Awal 2027
PRAYA, LOMBOK TENGAH — RSUD Praya Kabupaten Lombok Tengah terus mematangkan persiapan menghadapi Reakreditasi Rumah Sakit Tahun 2026.

Reakreditasi yang diketuai dr. Basirun, MMRS ditargetkan seluruh persiapannya selesai pada Desember 2026, sehingga sertifikat reakreditasi diharapkan terbit pada awal 2027 sesuai tahapan dan ketentuan yang berlaku.
Saat ini, seluruh kelompok kerja (Pokja) bekerja maksimal memenuhi standar, melakukan pembenahan regulasi dan dokumen, serta memastikan standar benar-benar diterapkan di setiap unit pelayanan.
Pola Penilaian Semakin Berorientasi pada Implementasi
Reakreditasi tahun ini memiliki tantangan berbeda dibandingkan sebelumnya. Penilaian semakin menekankan implementasi nyata, bukti pelayanan, data mutu, evaluasi, dan tindak lanjut perbaikan, bukan hanya kelengkapan dokumen.
RSUD Praya menerapkan pola:
Dokumen → Implementasi → Bukti → Data Mutu → Evaluasi → Perbaikan.

Baca Juga :  Satgas OMB Rinjani Amankan Kedatangan Surat Suara DPR RI

Dalam sistem akreditasi saat ini, Kementerian Kesehatan berperan sebagai regulator dan pengendali sistem akreditasi, sedangkan survei dilaksanakan oleh Lembaga Penyelenggara Akreditasi (LPA) yang ditetapkan sesuai ketentuan. Pelaksanaan mengacu pada KMK Nomor HK.01.07/MENKES/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit.
Akreditasi Bukan Sekadar Sertifikat
Akreditasi merupakan bagian penting untuk memastikan pelayanan rumah sakit aman, bermutu, profesional, dan sesuai standar.

Baca Juga :  Pj Sekda NTB Sambut Kedatangan Menko Marves RI

Sebaliknya, tidak terpenuhinya kewajiban akreditasi dapat berdampak pada status sertifikasi, kepercayaan masyarakat, pengakuan mutu pelayanan, tata kelola, serta pemenuhan berbagai persyaratan kerja sama dan regulasi.
Karena itu, seluruh civitas hospitalia RSUD Praya dilibatkan dalam proses reakreditasi. Keberhasilan reakreditasi menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan mutu dan keselamatan pasien diterapkan sebagai budaya kerja setiap hari, bukan hanya saat menghadapi survei.
Ketua Tim Reakreditasi RSUD Praya, dr. Basirun, MMRS, menegaskan:

Baca Juga :  Ketua DPRD Lombok Tengah Gelar Jumpa Pers Dengan Media Partner

“Reakreditasi bukan sekadar mengejar sertifikat, tetapi memastikan mutu dan keselamatan pasien benar-benar menjadi budaya dalam setiap pelayanan. Kami optimistis seluruh persiapan dapat diselesaikan sesuai target pada Desember 2026.”
Dengan semangat bersama, RSUD Praya berkomitmen terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
“Akreditasi hari ini, mutu pelayanan untuk masyarakat setiap hari.

(jb)

Share :

Baca Juga

Pembangunan

Capaian Kinerja Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Dalam 100 Hari Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran

Pembangunan

Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan Se-Kabupaten Lombok Tengah.

Pembangunan

Kepala BPS NTB Wahyuddin : Inflasi NTB dalam kondisi Aman

Pembangunan

Miq Gite Hadiri Undian Umroh Bappenda NTB, Ini Dia 13 WP yang Beruntung

Headline

Janji Pemerintah Tak Kunjung Terpenuhi, Puluhan Warga Desa Puncak Jeringo Suela Jadi Penghuni RTLH

Pembangunan

Pembangunan TPQ Tuntas, Dansatgas TMMD: Anak-Anak Mengaji Sekarang Tidak Berdesakan

Pembangunan

RSUD Praya Naik Ke Tipe B, Wakil Bupati Gratiskan Ambulance.

Pembangunan

Pemprov NTB Pastikan Bahan Pokok Tersedia dan Terjangkau