DPRD Hilang Taring , Sewa Mobil Rp14 Miliar, Proyek Mangkrak, PLH Sekda Rangkap Jabatan Garda Satu: Ada Apa dengan Tata Kelola Pemprov NTB. - Mandalikatoday




Home / Opini

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:21 WIB

DPRD Hilang Taring , Sewa Mobil Rp14 Miliar, Proyek Mangkrak, PLH Sekda Rangkap Jabatan Garda Satu: Ada Apa dengan Tata Kelola Pemprov NTB.

DPRD Hilang Taring , Sewa Mobil Rp14 Miliar, Proyek Mangkrak, PLH Sekda Rangkap Jabatan Garda Satu: Ada Apa dengan Tata Kelola Pemprov NTB.

Mandalikatoday- Mataram,(NTB) – Organisasi masyarakat Garuda Sakti Bersatu (GARDA SATU) NTB melontarkan kritik keras terhadap sejumlah kebijakan Pemerintah Provinsi NTB yang dinilai memicu polemik publik dan mempertanyakan kualitas tata kelola pemerintahan daerah.
Ketua Garda Satu NTB Abdul Hakim (Bang Akim) menilai kebijakan sewa 76 unit mobil listrik senilai sekitar Rp14 miliar per tahun patut dipertanyakan, terlebih ketika sejumlah proyek pembangunan di daerah justru dilaporkan bermasalah.
Beberapa proyek yang menjadi sorotan antara lain proyek jalan Long Segmen Lenangguar–Lunyuk di Kabupaten Sumbawa senilai sekitar Rp19 miliar, pembangunan ruang TB Paru RSUD Manambai Abdul Kadir, serta proyek jalan di Kabupaten Sumbawa Barat yang menuai kritik masyarakat.
Di sisi lain, Garda Satu juga mempertanyakan penunjukan PLH Sekretaris Daerah NTB yang dijabat oleh pejabat dengan multi jabatan.
“Apakah di NTB ini sudah tidak ada lagi pejabat yang mampu memimpin sehingga jabatan strategis harus dirangkap? Ini preseden buruk bagi tata kelola birokrasi,” tegas Bang Akim.

Baca Juga :  Oknum Penyidik Polres Loteng Hentikan Penyidikan Stempel Palsu di Laporkan Ke Propam Polda NTB Oleh Kuasa Hukum MSQ.

Garda Satu menilai berbagai polemik tersebut menunjukkan adanya persoalan serius dalam transparansi kebijakan, pengawasan proyek, dan manajemen birokrasi di lingkungan Pemprov NTB.
Karena itu, Garda Satu mendesak evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pemerintah daerah, serta meminta DPRD NTB tidak tinggal diam menjalankan fungsi pengawasan.

Baca Juga :  Gaduhnya Panggung Kuasa: Siapa yang Jaga Arah?

“NTB tidak boleh dikelola dengan kebijakan kontroversial, proyek bermasalah, dan birokrasi rangkap jabatan. Rakyat berhak mendapatkan pemerintahan yang transparan dan profesional,” tutup Bang Akim.

Baca Juga :  Pembongkaran Warung/Cafe Tanjung Aan mandalike, LSM Senior Hasan Masat Angkat Bicara.

Share :

Baca Juga

Opini

Mengukur Nilai Diri Sendiri Bukan Dari Keunggulan Melainkan Dari Kebijakan.

Opini

Oknum Penyidik Polres Loteng Hentikan Penyidikan Stempel Palsu di Laporkan Ke Propam Polda NTB Oleh Kuasa Hukum MSQ.

Opini

Tindakan Bupati Lombok Timur Usir pemandu wisata dan Wisatawan Asing: Arogansi Kekuasaan yang Memalukan

Opini

Warga Labulia Pertanyakan Transparansi Pemilihan BPD

Opini

Divisi Kajian dan Pemetaan Kawal NTB Sukron, Soroti Proyek Median Jalan Perkim Terkesan Siluman.

Opini

Ketum Deklarasi NTB Akan Laporkan 13 Kades Se-Kecamatan Jonggat Ke Kajari Lombok Tengah Terkait Penyalah Gunaan Dana Desa Tahun 2022-2024.

Headline

Kasus Dana Siluman DPRD NTB: Sasaka Nusantara Mendesak Kejati NTB Untuk Segera Tindaklanjuti

Opini

ARB Berikan Dukungan Penuh Atas Apresiasi Langkah Ketegasan Kajari Lombok Tengah Miskinkan Koruptor.