Enam Pesan Presiden Prabowo kepada Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat hingga Tegakkan Hukum dengan Adil - Mandalikatoday




Home / Hukrim

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:20 WIB

Enam Pesan Presiden Prabowo kepada Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat hingga Tegakkan Hukum dengan Adil

Enam Pesan Presiden Prabowo kepada Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat hingga Tegakkan Hukum dengan Adil

 

Mandalikatoday-Mataram,(NTB) – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan enam pesan utama kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) saat memimpin Upacara Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korps Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026. Kepala Negara menegaskan bahwa kepercayaan rakyat merupakan modal utama yang harus terus dijaga oleh setiap anggota Polri.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa kedekatan dengan masyarakat harus menjadi jati diri seorang polisi. Menurut Presiden, setiap anggota Polri harus hadir saat masyarakat membutuhkan, memberikan pelayanan terbaik, serta menjalankan tugas untuk melindungi rakyat.

“*Pertama*, jagalah kepercayaan rakyat. Karena kepercayaan adalah senjata terkuat seorang polisi.
*Kedua*, jadilah polisi yang dekat dengan rakyat. Datanglah ketika rakyat membutuhkan. Dengarkan rakyat, layani rakyat, lindungi rakyat. Jangan justru menyusahkan rakyat. Ingat, gaji kita sebagai alat negara adalah dari rakyat. Semua perlengkapan kita dari rakyat. Karena itu, kita harus benar-benar menjaga dan melindungi rakyat kita,” ujar Presiden.

Baca Juga :  Cegah TPPO,Polsek Labuhan Badas Gencar Lakukan Sosialisasi

Selain itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya penegakan hukum yang berkeadilan. Kepala Negara meminta seluruh personel Polri untuk berani membela kebenaran, melindungi masyarakat yang lemah, serta tidak gentar menghadapi tekanan apa pun dalam menjalankan tugas.

“*Ketiga*, tegakkan hukum dengan adil. Beranilah membela yang benar. Beranilah melindungi yang lemah. Jangan pernah takut kepada siapa pun. Kita hanya takut kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Presiden.

Menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang, Presiden Prabowo juga mengingatkan Polri agar terus meningkatkan profesionalisme dengan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan kecerdasan buatan. Menurut Presiden, kemampuan tersebut menjadi kunci dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan di masa kini maupun masa depan.

Baca Juga :  Operasi Lilin Rinjani 2025: Polres Lombok Tengah Prioritaskan Pelayanan dan Toleransi Beragama

“*Keempat*, terus tingkatkan profesionalisme saudara. Kuasai ilmu pengetahuan. Kuasai teknologi. Kuasai kecerdasan buatan. Kejahatan masa kini dan masa depan hanya bisa dikalahkan oleh aparat yang selalu belajar, yang cerdas, dan yang andal,” ucap Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat diwujudkan oleh Polri seorang diri. Karena itu, sinergi dengan TNI, pemerintah, tokoh masyarakat, ulama, akademisi, media, pelaku usaha, petani, nelayan, buruh, serta seluruh elemen bangsa harus terus diperkuat.

“*Kelima*, perkuat sinergi. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Polri harus selalu bersama institusi lain, bersama TNI, bersama pemerintah, bersama semua institusi pemerintah, bersama tokoh masyarakat, bersama ulama, bersama akademisi, bersama media, bersama pengusaha, bersama petani, nelayan, dan buruh, bersama seluruh rakyat Indonesia,” tutur Presiden.

Presiden Prabowo juga mengajak seluruh insan Bhayangkara untuk terus berbenah dan membangun institusi yang rendah hati serta terbuka terhadap perubahan. Presiden menegaskan bahwa institusi yang besar adalah institusi yang mau mendengar, sedangkan institusi yang kuat adalah institusi yang berani berubah demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Baca Juga :  Kondisi Wilayah Jelang Pildes Masih Zona Kuning, Kapolsek Batukliang Himbau Warga Hindari Judi Taruhan Kades

“*Keenam*, jangan pernah berhenti memperbaiki diri. Jangan sombong. Semakin berisi, semakin menunduk. Rendah hati tidak berarti rendah diri. Justru mereka yang kuat akan semakin sopan dan semakin berperilaku baik. Institusi yang besar adalah institusi yang mau mendengar. Institusi yang kuat adalah institusi yang berani berubah. Institusi yang dicintai oleh rakyat adalah institusi yang selalu rendah hati,” pungkas Presiden.

Enam pesan tersebut menjadi penegasan arah pembinaan Polri ke depan, yakni membangun institusi yang semakin profesional, modern, berintegritas, serta senantiasa berpihak kepada kepentingan rakyat. Melalui kepercayaan publik, penegakan hukum yang berkeadilan, peningkatan profesionalisme, sinergi nasi

(JB)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Perketat Pengamanan Objek Vital, Samapta Polres Lombok Utara Berikan Pengamanan

Hukrim

Hukrim

Polres Bima Kota Berhasil Ungkap Kasus Curanmor dan Curat, Pelaku Residivis Dilumpuhkan

Headline

Kapolda NTB Apel Gelar Pasukan dan Cek Sarpras, Pastikan Kesiapan Pilkada 2024 Di Bima

Hukrim

DPP Ormas Sasaka Nusantara NTB Sayangkan atas Penahanan Alus Darmiah Aktivis Pejuang Keadilan Lahan Kek Mandalika.

Hukrim

Polres Loteng Tetapkan Salah Satu Kader Parpol Sebagai Tersangka Pemalsuan Ijazah S1.

Demo

Panitia Pilkades di Pasuruan Sebar Undangan Konferensi Pers Palsu, Ketua MIO NTB : Bisa Dijerat Pidana 10 Tahun

Hukrim

Gelar KRYD Malam Minggu, Polres Sumbawa Amankan Sajam, Miras Hingga Knalpot Brong