Forum Kadus Laporkan Warga Sukarara Sebar Isu Hinaan di Media Sosial, Wakil Ketua Forum BPD Kecamatan Jonggat Iwan Wahyudi. Angkat Bicara Bela Warga Yang Berani Kritik Kinerja Kepala Dusun
Mandalikatoday-Lombok Tengah,(NTB) – Kami selaku mitra kerja pemerintah Desa (pemdes), sangat menyayangkan tindakan oknum kepala dusun (Kadus) yang sampai hati melaporkan masyarakatnya sendiri ke aparat Penegak Hukum (APH), atas tindakan seorang pemuda yang memposting kata-kata di Facebook yang di anggapnya sangat menyakiti kepala dusun secara umum,” kata iwan.
“Semestinya harus di selesaikan secara musyawarah ataupun mupakat, karena kadus ini kan seorang yang ditugaskan menjadi perpanjangan tangan kepala desa serta pengayom di tengah masyarakat, dan seharusnya di selesaikan di tingkat dusun dan Desa, bukan langsung ke APH,”tutur iwan wahyudi kepada Mandalikatoday.com Rabu 03/1/2024.
“Dalam hal ini, Kami selaku Forum BPD sangat menyayangkan peristiwa tersebut, seakan tugas fungsi selaku pemdes dijalani bukan selayaknya pengayom masyarakat dan perpanjangan Tangan Kepala Desa,” ketus iwan.
“Lanjut iwan wahyudi,
Setahu saya, isu ini bukan hanya yang komentar saja yang akan kenak, tapi yang membuat terjadinya komentar itu juga kenak,” tutupnya.
“Sementara itu kepala dusun (Kadus), dasan baru sukarara, sangat menyayangkan dan tidak menerma hinaan konten facebook yang diunggah warga dari dusun belong lauk desa sukarara tedsebut, menurutnya bukankah kejadian tersebut menjadi bahan introspeksi diri, dan kemudian jadi pertanyaan yang dijawab sendiri oleh para kadus. ,kalau tidak seperti itu berikan penjelasan dan transparansi setiap hal hal yang diperkirakan menimbulkan dengan ketidak percayaan masyarakat terhadap sebuah kebijakan,” ungkap ketua forum Kadus dasan baru Sukarara melalui via whatsap group diskusi jonggat.
“Karna masalah ini, yang keberatan itu semua kadus di berbagai tempat juga pak.?
Bukan hanya di jonggat saja, dan mereka tidak terima dikatakn anak sundel dan babi itu saja,” tegas kadus yusuf.
MT-01









