Anak Usia 8 Tahun Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Sungai Tiu Betak Sekongkang Bawah - Mandalikatoday




Home / Peristiwa

Jumat, 22 Maret 2024 - 14:50 WIB

Anak Usia 8 Tahun Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Sungai Tiu Betak Sekongkang Bawah

Anak Usia 8 Tahun Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Sungai Tiu Betak Sekongkang Bawah

Mandalikatoday-Sumbawa Barat,(NTB) –
Telah ditemukan seorang anak usia 8 tahun meninggal dunia tenggelam di Sungai Tiu Betak Dusun Batu belawang Desa Sekongkang Bawah Kecamatan Sekongkang Kabupaten Sumbawa Barat pada rabu (28/02) sekitar pukul 17.00 wita.

” Anak tersebut bernama Zainul Fahri Dahlan asal Dusun Kuang Belo, Desa Sekongkang Bawah, Kecamatan Sekongkang.” Jelas Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap S.I.K melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi S.Sos

Baca Juga :  Masalah Status Facebook, Bhabinkamtibmas Polsek Buer Mediasi Dua Warga

Kasi Humas menyampaikan kronologis kejadian tersebut, sekitar pukul 17.00 wita korban bernama Zainul Fahri Dahlan bersama dengan 2 temannya yang masih duduk di bangku TK mandi di Sungai Tiu Betak Dusun Batu belawang Desa Sekongkang Bawah Kecamatan Sekongkang,tiba-tiba teman korban berteriak meminta tolong karna melihat korban dalam posisi mengambang dikarenakan panik teman korban langsung pergi meminta tolong kepada masyarakat sekitar area sungai.

Baca Juga :  Prajurit Denma dan Yon 875 di Bawah Pimpinan Kasi Ter Brigif Bergerak Cepat Bantu Korban Puting Beliung

“Sekitar pukul 17.45 wita saksi bernama L. Samwil langsung membantu mengevakuasi korban dari dalam sungai, selanjutnya korban langsung di larikan ke puskesmas sekongkang oleh warga bernama Rizal fikri dan Irwansyah dengan menggunakan kendaraan sepeda motor untuk mendapat pertolongan pertama, namun korban dinyatakan sudah meninggal dunia oleh pihak Medis Puskesmas Sekongkang.” ujarnya

Baca Juga :  Kejaksaan Negeri Praya Musnahkan Bb Narkotika Jenis Sabu di Depan Halaman kantor. .

Atas kejadian tersebut pihak kepolisian langsung datang ke TKP untuk melakukan investasi dan menyarankan kepada keluarga korban untuk dilakukan Visum/ Autopsi.Namun orang tua beserta keluarga korban menolak untuk dilakukan Visum/Autopsi dengan alasan bahwa kejadian tersebut adalah meninggal dunia karna suatu musibah dan mengikhlaskan kematian anaknya. (***)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Plampang Tingkatkan Patroli Malam Hari

Peristiwa

Imbangi Pengamanan WWF di Bali, Kapolres Lombok Utara Tinjau Pengamanan di Pelabuhan Bangsal

Peristiwa

Tim Opsnal Polsek Rasbar Gagalkan Peredaran 11 Dus Isi 570 Botol Arak Bali

Peristiwa

Ketua DKD Garda Prabowo Loteng, L. Ibnu Menolak Pergantian Ketua DPD Gerindra NTB.

Peristiwa

Jelang Pilkada Kapolsek Tanjung Lakukan Kordinasi

Peristiwa

Bupati Lombok Tengah Lantik dan Serahkan 7 ASN Jebolan STTD

Peristiwa

Polda NTB Ingatkan Dishub Soal Shuttle Bus Jangan Sampai Ada Penonton Tak Terangkut

Peristiwa

Dua Ibu Rumah Tangga di Desa Tepas Sepakat Tempuh Mediasi Dalam Penyelesaian Masalah