Lombok Tengah, NTB | Mandalika Today – Sejalan Dengan Cita-cita Peresiden baru yang menginginkan swasembada pangan dalam waktu dekat maka Dinas Pertanian Lombok Tengah berangkat dari keberhasilan peningkatan luas tanam ditahun 2024 ini sejumlah 97.000ha dari target awal yang dicanangkan tahun 2023 sejumlah 96.000ha.
Seperti yang dijelaskan Ir Muhammad Kamrin kepala Dinas Pertanian Lombok Tengah ditengah kondisi curah hujan yang sedikit di musim tanam padi 2024 diakui target capaian luas tanam padi melebihi target.
“Kita tahu bersama tahun ini sedang mengalami elnino namanya yaitu curah hujan yang sedikit, namun dengan kerja keras kita mampu melebihi target luas tanam padi mencapai 97.000ha dari target awal ditahun 2023 seluas 96.000ha lebih. Jadi ada peningkatan 1000ha dari target awal,” terang Kamrin, Selasa (29/10/2024) di ruang kerjanya.

Diakui Kadis disamping kerja keras Dinas Pertanian Lombok Tengah, juga dengan dukungan Pemerintah Pusat yaitu program Darurat Pangan Nasional yang sangat membantu mensukseskan capaian target tersebut.
“Program Pemerintah Pusat yaitu Darurat Pangan Nasional seperti Pipanisasi, Pompanisasi, dan Irigasi Perpompaan sehingga air yang dari alam seperti sungai bisa dimanfaatkan dengan baik mengatasi kondisi kekeringan,”ungkapnya.
Adapun wilayah yang memungkinkan menjalankan program tersebut, menurut Kadis ialah di wilayah berpotensi karena yang boleh dipakai adalah air sungai dan air yang dari alam.
“Tidak semua wilayah tapi Program ini diberikan dipotensi yang ada, karena yang bisa dimanfaatkan adalah aliran air dari alam yaitu aliran sungai, sehingga saat ini terlaksana di kecamatan Praya Barat dan Praya Barat Daya, juga di kecamatan Praya tengah, Praya, Kopang, ada juga di Jonggat,”Jelas Kamrin.
Lebih lanjut Kamrin menjelaskan bahwa ketersediaan beras Lombok Tengah masih diharapkan oleh pemerintah pusat sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
“Karena kita tahu ketersediaan beras Lombok Tengah itu kan masih menjadi harapan pusat, karena kita diberikan penghargaan sebagai Lumbung Pangan Nasional yang terus kita harus pertahankan bahkan kita tingkatkan,” detilnya.
Karena ketahanan pangan ini yang paling mendasar dari program-program yang ada untuk itu diharapkan semua pihak bisa ikut berpartisipasi terutama para petani untuk lebih meningkatkan lagi kualitas pertaniannya.
(Red)









