Kematian Brigadir Esco anggota intelkam Polres Lombok Barat masih misteti.
Mandalikatoday-Lombok Tengah,(NTB) – Ketua Divisi Kebijakan Publik Hukum dan Kriminal Fahrurozi kecewa sampai saat ini Polisi belum menemukan titik terang bahkan menetapkan tersangka pelaku pembunuhan esco.
” semestinya penyidik sudah menetapkan siapa tersangka karena dari progres yang kita saksikan tiitk terangnya sudah ada,” ujarnya.
Ojhie panggilan akrabnya mengatakan semestinya polisi menyempaikan progress hasil penyelidikan dan penyidikan kepada publik setiap waktu sehingga publik tidak memiliki adumsi liar terkait kematian polisi muda asal Bonjeruk Jonggat tersebut.
Sejauh ini muncul spekukasi bahwa Esco tidak bunuh diri karena hasil otopsi di temukan bekas kekerasan benda tumpul di beberapa bagian tubuhnya.
Kami juga menyakini kalau korban ini bukan bunuh diri karena banyak kejangggalan dan keanehan saat di temukan.
Kawal NTB dalma hal ini mendesak polda segera mengambil alih jika Polres Lobar tidak mampu menyelesaikan kasus ini .
” kalau warga atau sipil yang meninggal cepat sekali di ungkap kalau sesama aparat selalu lama dan ini bukan hanya esco yang terjadi di gili trawangan juga lama dan sampai saat ini motifnya juga belum jelas,”katanya.
Padahal kasus tersebut melibatkan persoalan narkoba dan prostitusi namun hanya berhenti di kasus kematian.
Ojhie menilai lambannya kasus ini di sengaja karena terkait dengan istitusi , kami menduga ini di sengaja karena ada kaitan internal kayaknya,” tutup Ojhie.
(JB)









