Warga Labulia Pertanyakan Transparansi Pemilihan BPD - Mandalikatoday




Home / Opini

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:43 WIB

Warga Labulia Pertanyakan Transparansi Pemilihan BPD

Warga Labulia Pertanyakan Transparansi Pemilihan BPD

Mandalikatoday-Lombok Tengah,(NTB) – Sejumlah warga Desa Labulia, Lombok Tengah, menyoroti proses pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dinilai tidak transparan dan minim sosialisasi. Mereka mengaku belum mendapatkan informasi jelas terkait jadwal dan teknis pelaksanaan pemilihan calon anggota BPD.

“Sosialisasi kepada masyarakat sangat minim. Banyak warga yang baru mengetahui tahapan pemilihan setelah prosesnya berjalan,” ujar salah seorang warga inisial LN asal Bunduduk

Menurut warga, meski sudah ada musyawarah di tingkat desa, hasil pertemuan itu tidak disebarluaskan. Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya upaya membatasi informasi agar calon anggota BPD dipilih sesuai keinginan pihak tertentu.

Baca Juga :  Oknum Penyidik Polres Loteng Hentikan Penyidikan Stempel Palsu di Laporkan Ke Propam Polda NTB Oleh Kuasa Hukum MSQ.

“Kalau di desa lain, tahapan pemilihan anggota BPD disosialisasikan di masing-masing wilayah atau dusun. Di Desa Labulia ini justru tidak dilakukan. Ada apa ini,” tanya LN

Warga lainnya menyebut informasi terkait tahapan pemilihan, persyaratan calon, hingga mekanisme penentuan perwakilan tidak disampaikan secara terbuka. Panitia juga dinilai tidak memberikan penjelasan memadai soal proses seleksi dan jadwal pelaksanaan.

Baca Juga :  Hidup bagaikan roda yang tiada Henti berputar

Keluhan serupa muncul terkait keterbukaan anggaran. Salah satu peserta rapat, Ustadz Rabe, mengaku tidak mengetahui sumber maupun jumlah anggaran kegiatan pemilihan BPD.

“Kami tidak tahu sumber dan jumlah anggarannya. Di dalam rapat tidak disampaikan,” ungkapnya.

Warga lain inisial SI menambahkan, kalaupun ada rapat atau sosialisasi, yang diundang diduga hanya kalangan tertentu. Dari peserta yang hadir pun, tidak ada yang berani menyampaikan hasil rapat ke publik.

“Kami hanya ingin proses yang adil dan transparan karena BPD adalah representasi masyarakat desa,” ujar SI

Baca Juga :  Opini: E-Katalog Bukan Jaminan Bebas Korupsi, Oleh Ketum ARB, Lalu Eko Mihardi

Warga menegaskan BPD memiliki peran penting sebagai lembaga pengawas jalannya pemerintahan desa. Karena itu, proses pemilihannya harus dilakukan secara demokratis, terbuka, dan melibatkan seluruh unsur masyarakat.

“Saya berharap pemerintah desa dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas agar tidak menimbulkan dugaan adanya kepentingan tertentu dalam proses tersebut,” tambah LK ke media ini (23/5)

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Labulia Mahjat yang dikonfirmasi memilih bungkam dan belum memberikan keterangan terkait persoalan tersebut.

(JB)

Share :

Baca Juga

Opini

Ketua Formen Loteng Sesali Respon Kapolres Soal Pemberitaan Kasus Mandes Bilabante.

Opini

SPPG Labulia Jonggat, Yayasan Ishlahil Athfal Tidak Layani Siswa TK/PAUD/RA, Efisiensi dan Efektivitas Program MBG Dipertanyakan Sekertaris Pemerhati Desa.

Opini

DPRD Hilang Taring , Sewa Mobil Rp14 Miliar, Proyek Mangkrak, PLH Sekda Rangkap Jabatan Garda Satu: Ada Apa dengan Tata Kelola Pemprov NTB.

Opini

Pesan Mendalam Dr. Dewa Wijaya: Mengapa Kita Tak Boleh Berekspektasi Terlalu Tinggi pada Siapapun.

Opini

Hidup Bukan Tentang Siapa yang Terbaik, Tapi Siapa yang Berbuat Baik .

Opini

Pakar Hukum Unram Apresiasi Ketegasan Polda NTB dalam Penegakan Etika Profesi Polri

Opini

Diduga Ada Pungutan Liar di Puskesmas Lombok Tengah, Minta Aparat Penegak Hukum Tegas.

Headline

Kasus Dana Siluman DPRD NTB: Sasaka Nusantara Mendesak Kejati NTB Untuk Segera Tindaklanjuti