Mediasi Konflik Dua Desa di Pujut Sepakat Berdamai. - Mandalikatoday




Home / Polemik

Selasa, 12 Desember 2023 - 13:11 WIB

Mediasi Konflik Dua Desa di Pujut Sepakat Berdamai.

Mediasi Konflik Dua Desa di Pujut Sepakat Berdamai.

Mandalikatoday-Lombok Tengah,(NTB) – Desa Segala Anyar dan Desa Ketara Kecamatan Pujut yang sempat terlibat bentrok akhirnya sepakat berdamai. Penandatanganan kesepakatan damai dilalukan di Kantor Bupati Kabupaten Lombok Tengah, Senin (11/12/2023).

Kesepakatan damai kedua desa ditandai dengan penandatanganan pernyataan surat damai oleh kepala desa ketare dan kepala desa segala anyar.

Penandatanganan kesepakatan damai itu disaksikan langsung Bupati Lombok Tengah H. L Pathul Bahri SIP, Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat SIK, Dandim 1620/ Loteng, Sekda Kabupaten Loteng, Danki 2 Yon A Brimobda NTB, Camat Pujut, Danramil Pujut, Kapolsek Pujut, Kepala Desa bersama Sekdes, BPD dan BKD Segala Anyar dan Ketare serta Toda, Toga dan Toma Kedua Desa yang berkonflik.

Baca Juga :  M.SQ Terpilih Kembali Secara Aklamasi Musorkab KONI Loteng 2025.

“Hari ini kedua Desa yang berkonflik atara Desa Segala Anyar dan Desa Ketara sudah sepakat berdamai yang sudah dituangkan secara tertulis dan ditandatangani oleh Kepala Desa Segala Anyar dan Desa Ketara,” kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat, SIK di Bupati Lombok Tengah usai acara tersebut.

Ia menyampaikan, polisi memastikan warga dua desa itu tidak ada lagi gerakan atau aktivitas seperti yang terjadi pada Jumat (8/12/2023).

Baca Juga :  Tak Percaya Inspektorat Loteng Kawal NTB Minta BPKP Audit Hibah Kubah Masjid Agung Praya

“Intinya sudah berdamai. Tapi kami akan bertahan. Ada 350 personel di lokasi untuk pengamanan. Saya harapkan kesepakatan ini sampai ke level masyarakat di dua desa,” ungkapnya.

Iwan menegaskan untuk hal yang terindikasi dengan tindak pidana baik dari pihak Desa ketara maupun Desa Segala Anyar polisi akan melakukan penyelidikan.

“Benang kusutnya akan kami urai, yang penting konfliknya dulu kami redam, setelah itu baru mengarah kesana. Karena kemarin anak sekolah ketakutan, itu yang kami normalkan kembali. Tidak ada lagi perkumpulan masyarakat. Dan jalan sudah kami buka,” jelas Iwan.

Baca Juga :  Proyek FSRU LNG Sidakarya Ancam Lingkungan dan Hak Masyarakat: LMND Desak Evaluasi Total

Dia berharap kepada kedua pemuka tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa di dua desa tersebut untuk mengedepankan perdamaian. Masyarakat juga meminta TNI-Polri tetap berjaga sampai situasi kondusif.

“Kami tegaskan, TNI-Polri akan selalu bersama masyarakat dan tetap akan menepatkan personel di TKP sampai situasi benar-benar kondusif agar kehidupan masyarakat kedua desa dapat berjalan dengan normal kembali seperti sediakala,” tutup Kapolres.

MT-02

Share :

Baca Juga

Headline

Dugaan Keracunan Sate SPPG Bujak: Puluhan Penerima Manfaat Terdampak, ALARM-NTB Desak Evaluasi Total SPPG

Peristiwa

Forum Kadus Laporkan Warga Sukarara Sebar Isu Hinaan di Media Sosial, Wakil Ketua Forum BPD Kecamatan Jonggat Iwan Wahyudi. Angkat Bicara Bela Warga Yang Berani Kritik Kinerja Kepala Dusun

Polemik

DPRD Fraksi Nasdem Lalu Galih Desak Pemerintah Lombok Tengah Berikan Penjelasan Transparan Proyek Siluman Misterius di Pantai Serangan Selong Belanak.

Polemik

Dua Wajah Penegak Hukum di NTB Menggantung 15 Anggota DPRD Kasus Dana Siluman dan Mencuat Adanya Dugaan Suap Oknum Kejati

Polemik

ARB Soroti Potensi Gangguan Pelayanan Kesehatan di Lombok Tengah Akibat Ancaman Mogok Nakes Paruh Waktu

Peristiwa

Polsek Janapria Datangi TKP Perkelahian Antar Pelajar di SMAN 1 Janapria

Polemik

Wakil Bupati Lombok Tengah Sambut Baik Aksi Unjuk Rasa Guru Honorer Non Database.

Polemik

Diduga Larang Wartawan Liputan di Fornas Vlll NTB Dinilai Langgar Hak Informasi Publik.