Tak Percaya Inspektorat Loteng Kawal NTB Minta BPKP Audit Hibah Kubah Masjid Agung Praya - Mandalikatoday




Home / Polemik

Jumat, 28 November 2025 - 08:00 WIB

Tak Percaya Inspektorat Loteng Kawal NTB Minta BPKP Audit Hibah Kubah Masjid Agung Praya

oplus_0

oplus_0

Tak Percaya Inspektorat Loteng Kawal NTB Minta BPKP Audit Hibah Kubah Masjid Agung Praya

 

Mandalikatoday-Lombok Tengah,(NTB) – Mencuatnya kasus yang Sudah di laporkan ke Kejaksaan Tinggi ( Kejati ), Nusa Tenggara Barat NTB oleh Lembaga NCW terkait Indikasi penyelewengan dana hibah masjid agung praya mematik reaksi bayak pihak.
‘”Kawal NTB melalui Divisi Kebijakan Publik Humkrimnya Fahrurozi mengatakan Keprihatinannya atas kasus tersebut dimana masjid adalah Sarana ibadah sekaligus ikon religi yang kita bangga- Banggakan di TATAS TUHU TRASNA lombok tengah.
Namun reaksi Netizen di Beberapa grup WhatSap, ada indikasi dugaan korupsi dana hibah kubahnya.

Baca Juga :  Sengketa Lahan Seger Kute Sudah Clear end Kline, Lale Uswatun Kawal NTB: Jangan ada yang buat Ribut lagi.

Kami Kecewa sekali mendengar dan membaca soal masjid yang menjadi sasaran penyelewengan oknum pejabat tersebut, bahkan jika terbukti hukumannya tidak boleh ringan.’ katanya.

Sementara dana itu bersumber dari APBD Loteng tahun 2020 di peruntukkan untuk perbaikan kubah masjid agung, namun hingga 2025 kubah tersebut tidak ada perubahan masih tetap sama seperti semula, bahkan kubahnya itu sempat terbakar sebagian kecilnya.

Baca Juga :  Dekat Dengan Rakyat H.Suhaili Ft Sambang Pedagang Pasar Barabali.

“Untuk hasil audit Inspektorat yang menyatakan tidak ada temuan pada pengelolaan dana hibah Masjid Agung perlu di Pertanyakan karena secara fisik saja masjid agung praya tidak ada perubahan yang signifikan, termasuk cat kubah saja masih sama sejak di pasang sampai sekarang, lalu bagian mana yang di perbaiki sampai menghabiskan 5 miliar rupiah.?

Kawal NTB meminta lakukan Audit ulang dengan tidak Melibatkan inspketorat loteng dan juga kami meminta audit dari Inspektorat Provinsi bahkan BPKP yang hasilnya lebih Independen dan jelas,” Pinta Ojhie.

Baca Juga :  Mahasiswa NTB : Samudra Akan Kepung OJK, Bank NTB Syariah dan Kantor Gubernur di Nilai Tata Kelola BUMD Gagal Total

Kalau Inspektorat Loteng kami tidak yakin sesuai dengan Kondisinya sudah banyak bukti ada kepentingan dan pengaruh Kekuasaan sehingga hasilnya tidak kredible.” Kata Ojhie.

Ojhie juga menyinggung soal adanya dana CSR dari BUMN Serta dana amal jariyah jamaah yang masuk untuk masjid agung praya yang tentunya harus di buka secara transparan ke Masyarakat.
“Saya ingatkan ini rumah Alloh Jangan main-main apalagi sampai benar ada yang Korupsi bisa di laknat,” tutupnya.

(JB)

Share :

Baca Juga

Polemik

Polres Loteng Selidiki Kasus Pernikahan Anak di Bawah Umur.

Polemik

ARB Soroti Target PAD Rp900 Miliar Lombok Tengah: Tanpa Reformasi Total, Mustahil Tercapai.

Polemik

BGN Bantah Isu Mitra Untung Rp 1,8 Miliar, Sony: Itu Pengembalian Investasi

Polemik

Laskar Mandalika Turun Aksi/Unjuk Rasa di Depan Raja Hotel Kuta Lombok Tengah Buka Tabir Lama Tuntut Gaji/Upah Perbudahan Pekerja Diselesaikan. ​

Polemik

Aliansi AMARAH Kembali Aksi Demo Jilid ll di Kejati NTB Pertanyakan Kasus 13 Orang Oknum Anggota Dewan Nikmati Skandal Dana Siluman DPRD Provinsi.

Polemik

Perkara Tanah Tempat Berdirinya Rubbid Jump di Gili Trawangan Masuk di Mahkamah Agung.

Headline

Kasus Dugaan Pelanggaran Pilkades Lantan: BPD dan Panitia Resmi Memberhentikan Oknum Perangkat Desa dari Kepanitiaan

Polemik

Belum Satu Minggu Dilantik Jadi Kepala Daerah Oleh Presiden di Istana, Sudah Berencana Membukam Kebebasan Pers.