ARB Soroti Target PAD Rp900 Miliar Lombok Tengah: Tanpa Reformasi Total, Mustahil Tercapai. - Mandalikatoday




Home / Polemik

Kamis, 30 April 2026 - 06:51 WIB

ARB Soroti Target PAD Rp900 Miliar Lombok Tengah: Tanpa Reformasi Total, Mustahil Tercapai.

ARB Soroti Target PAD Rp900 Miliar Lombok Tengah: Tanpa Reformasi Total, Mustahil Tercapai.

 

Mandalikatoday-Lombok Tengah,(NTB) — Lembaga Arah Reformasi Bersuara (ARB) menanggapi tajam terhadap target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lombok Tengah yang harus di genjot hingga Rp900 miliar Oleh DPRD loteng. ARB menilai target tersebut sulit direalisasikan jika pemerintah daerah masih mempertahankan pola pengelolaan lama yang dinilai tidak efektif.

Dalam keterangannya, Ketua Umum ARB Lalu Eko mihardi menyebut lonjakan target hampir dua kali lipat dari capaian saat ini bukan sekadar membutuhkan kerja keras, tetapi **perubahan sistem secara menyeluruh**.

Baca Juga :  M.SQ Siap Maju Kembali Jadi Ketua Koni Lombok Tengah 2025

“Ini bukan soal optimisme. Kalau sistemnya tidak dibenahi, target Rp900 miliar hanya akan menjadi angka di atas kertas,” ujar Lalu Eko

Menurutnya, persoalan utama yang selama ini menghambat peningkatan PAD terletak pada tiga hal krusial: kebocoran pajak daerah, lemahnya basis data wajib pajak, serta minimnya penegakan hukum terhadap pelanggaran.

Sektor-sektor strategis seperti hotel, restoran, dan parkir disebut masih menyimpan potensi kebocoran yang cukup besar. Di sisi lain, data objek pajak dinilai belum akurat dan belum terintegrasi antar instansi, sehingga menyulitkan optimalisasi pendapatan.

Lalu Eko juga menyoroti lemahnya tindakan tegas terhadap wajib pajak yang tidak patuh. Kondisi ini dinilai menciptakan ketidakadilan dan menurunkan tingkat kepatuhan secara keseluruhan.

Baca Juga :  Ketua Koni M.SQ Resmi Melaporkan Oknum Panitia Musorkab Yang Diduga Palsukan Stempel ke Mapolres Lombok Tengah.

Untuk itu, Ketum ARB mendorong pemerintah daerah segera melakukan langkah konkret, mulai dari penerapan sistem pajak digital secara menyeluruh hingga audit terbuka terhadap potensi kebocoran PAD. Selain itu, penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan tarif retribusi dinilai sebagai langkah yang tidak bisa dihindari jika ingin mengejar target ambisius tersebut.

“Kalau tidak berani mengambil langkah tegas, termasuk yang tidak populer, maka jangan berharap PAD bisa melonjak signifikan,” tegas Lalu eko

Di sisi lain, ia menilai potensi besar sektor pariwisata di Lombok Tengah, khususnya kawasan Mandalika, belum dimanfaatkan secara optimal. Aktivitas ekonomi yang tinggi di kawasan tersebut dinilai belum sepenuhnya berkontribusi terhadap peningkatan PAD.

Baca Juga :  M.SQ Terpilih Kembali Secara Aklamasi Musorkab KONI Loteng 2025.

“Pariwisata berkembang pesat, tetapi kontribusi ke PAD belum sebanding. Ini menunjukkan ada masalah dalam tata kelola,” ujarnya.

Lalu eko menegaskan bahwa kunci pencapaian target PAD Rp900 miliar terletak pada keberanian pemerintah daerah dalam melakukan akselerasi pendapatan, reformasi kebijakan, serta perluasan basis pajak secara nyata dan terukur.

Tanpa itu,target tersebut hanya akan menjadi wacana tanpa realisasi yang jelas, ” Katanya.

Share :

Baca Juga

Polemik

Pro Kontra Warga Demi Kuntribusy: Pemdes Labulia Muluskan Ijin Rona Rona Dekat Masjid Di Bulan Ramadhan 1445H.

Polemik

Terkait Rona Rona Di Labulia, Anggota BPD Angkat Bicara

Demo

Curigai Tertundanya Pelantikan BEM Unram Akibat Intervensi Eksternal, Organisasi UKM Terdampak

Polemik

Diduga Larang Wartawan Liputan di Fornas Vlll NTB Dinilai Langgar Hak Informasi Publik.

Polemik

Skandal Korupsi Dana Pendidikan di NTB: Pejabat dan Partai Politik Terlibat.

Polemik

Rutin Sambang Warga, Bhabinkamtibmas Lamuntet Respon Cepat Selesaikan Kesalahpahaman warga

Polemik

Ramai-Ramai Pejabat Carmuk ke Pathul-Nursiah, Takut Hilang Posisi?

Polemik

Bupati Lombok Tengah, Minta APH Tindak Tegas FEC Yang Catut Namanya.