Presiden Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah di Istana Negara, Rombongan Pejabat Pemkab Loteng Hadiri Pelantikan. - Mandalikatoday




Home / Polemik

Jumat, 21 Februari 2025 - 09:05 WIB

Presiden Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah di Istana Negara, Rombongan Pejabat Pemkab Loteng Hadiri Pelantikan.

Presiden Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah di Istana Negara, Rombongan Pejabat Pemkab Loteng Hadiri Pelantikan.

Mandalikatoday-Lombok Tengah,(NTB) – Presiden Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah di Istana Negara di Jakarta, Sekda Lombok Tengah Utimatum Pejabat menyaksikan Pelantikan Bupati Wakil Bupati.
Meski Sudah mendapatkan larangan berangkat ke Jakarta untuk Menyaksikan pelatikan Kepala Daerah yang berlansung hari itu, sejumlah pejabat eselon II dan III bandel tak Menghiraukan himbauan tersebut.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya Pada pelaksanaan malam Puncak Bau Nyale pada Rabu (19/02) kemarin, Menegaskan akan Mengevaluasi dan Memberikan teguran keras Kepada pejabat Eselon II dan III akibat tak Menghadiri acara penting tahunan di Kabupaten Lombok Tengah.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pelanggaran Pilkades Lantan: BPD dan Panitia Resmi Memberhentikan Oknum Perangkat Desa dari Kepanitiaan

“Nanti kita evaluasi, sudah ada petugas yang mencatat kita akan tegur,” tegasnya.

“Sementara itu, Kabid Komdigi lombok Tengah H. Iswandi Hairil Ramen. Mengatakan tidak ada Pejabat yang berangkat ke Jakarta menghadiri acara Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati.

Bahkan Sekda tegas mengatakan, dan melarang Pejabat ke Jakarta Menyaksikan Pelantikan Kepala daerah tersebut. Dan saya tegaskan tidak ada pejabat yang pergi menyaksikan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah di jakarta,” Jelasnya.

Baca Juga :  Dua Wajah Penegak Hukum di NTB Menggantung 15 Anggota DPRD Kasus Dana Siluman dan Mencuat Adanya Dugaan Suap Oknum Kejati

“Hal tersebut mendapatkan sorotan dari berbagai pihak, Salah satunya Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Sasak (Ampes). “Kita sangat sayangkan keberangkatan para pejabat untuk menghadiri pelantikan lebih diutamakan dari pada acara tahunan Bau Nyale”, ucap Ketua Ampes, Lalu Subadri.

“Sambung Subadri, Negara Sedang menggalakkan Efisiensi untuk anggaran yang tidak terlalu penting, malah pejabat di Lombok Tengah pergi untuk Menghadiri pelantikan Kepala Daerah tersebut

Baca Juga :  Komisi II DPRD Loteng Terima Haering GMPRI Soal Sengketa Lahan Masyarakat Desa Prabu Yang di Kuasai Pt. Pall.

“Apakah pejabat-pejabat tersebut diundang oleh istana? dan dana apa yang digunakan oleh para pejabat tersebut apakah SPPD atau apa?,” tanyanya.

Ia mengatakan, Kalau menggunakan SPPD maka tidak sejalan dengan apa yang sedang dilakukan oleh pemerintah pusat tentang efisiensi anggaran.

Lebih jauh Ia menuding pejabat-pejabat tersebut meninggalkan tugas yang jauh lebih penting di Lombok Tengah. “Kita lihat saja kemarin di malam puncak Bau Nyale, semestinya ikut dimeriahkan malah pejabat sedikit yang hadir,” ungkapnya.

(Jb-Mt)

Share :

Baca Juga

Polemik

ARB Soroti Dugaan Maladministrasi Dispenda Loteng Soal Hitung BPHTB Berpotensi Kebocoran PAD Masif

Polemik

Kepala Resort Pekat Minta Maaf Perselisihan Dengan Kades Berakhir Damai Melalui Tabayun.

Polemik

Kabid Bakesbangpol Loteng Layangkan Surat Keberatan ke BPIP RI Atas Dugaan Titipan Calon Paskibraka Nasional.

Polemik

Bupati Lombok Tengah, Minta APH Tindak Tegas FEC Yang Catut Namanya.

Demo

Curigai Tertundanya Pelantikan BEM Unram Akibat Intervensi Eksternal, Organisasi UKM Terdampak

Headline

Suara Pekerja Lokal yang Terabaikan: SPN NTB Soroti FORNAS VIII dan Dugaan Pelat Bodong

Polemik

Demi Kondusifitas Bandara, Forum Masyarakat Lingkar Bandara Secara Resmi Menuntut Blue Bird Taxi Keluar Dari Bandara Intenasional Lombok.

Polemik

Calon Anggota DPRD Loteng Partai Demokrat No 4 Dapil Pemilihan Jonggat Pringgarata, Syamsul Bahri Kampanye Akbar Di Desa Sukarara.