Pernyataan Wabup Lotim soal Satgas dan Pemda Dinilai ngawur - Mandalikatoday




Home / Polemik

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:46 WIB

Pernyataan Wabup Lotim soal Satgas dan Pemda Dinilai ngawur

Pernyataan Wabup Lotim soal Satgas dan Pemda Dinilai ngawur

 

Mandalikatoday-Mataram,(NTB) – Pernyataan Wakil Bupati Lotim yang menyatakan bahwa Pemerintah daerah apalagi Satgas tidak bisa melakukan intervensi menu dalam SPPG di nilai Kawal NTB sebagai pernyataan ngawur.

Wakil Bupati semestinya membaca aturan dengan lengkap dan tidak mengeuarkan pernyataan yang keliru,”katanya.

Satgas dan Pemda semestinya bisa melakukannpengawasan melekat terhadap dapur MBG sesuai dengan tugas dan fungsinya.
apa yang di sampaikan oleh Wabup ini kita duga syarat dengan konflik of interest karena istrinya mengelola SPPG sehingga mencoba melindunginya.
Sikap wabup ini tidak mencerminkan seorang pemimpin yang bijaksana serta akuntable .” Kata Lale Uswatun Hasanah Divisi Kajian Publik dan Kemanusiaan Kawal NTB.

Baca Juga :  TNI Netral, Kodim 1620/Loteng Inisiasi Deklarasi Damai Pemilu 2024

Padahal Wakil Bupati sebagai bagian dari pemerintah hendaknya memisahkan dirinya sebagai pemimpin daerah dan seorang suami agar kebijakan yang dia lakukan berkeadilan dan sesuai dengan apa aturan yang ada.
apalagi kita baca di media dapur SPPG Istri Wabup di temukan buah yang rusak sehingga menimbulkan banyak sorotan publik .

Baca Juga :  ARB Soroti Potensi Gangguan Pelayanan Kesehatan di Lombok Tengah Akibat Ancaman Mogok Nakes Paruh Waktu

Kawal NTB meminta satgas MBG menutup sementara dapur yang bermasalah tanpa pandang bulu siapapun pemiliknya .
sikap tegas di butuhkan saat ini agar hal hal seperti kejadian keracunan dan tidak adanya gizi dalam paket MBG tidak terjadi lagi.
ini kan bentuk evaluasi jadi semua harus sama di mata hukum segera pak Patul Gani tutup dapur dapur yang bermasalah jangan takut ini untuk kebaikan semua,”Pungkasnya.

Baca Juga :  Sengketa Lahan di Gili Terawangan Hj.Ida Menang Melawan WNA: Putusan Pengadilan Minta Kosongkan Lahan.

(JB)

Share :

Baca Juga

Headline

Janji Pemerintah Tak Kunjung Terpenuhi, Puluhan Warga Desa Puncak Jeringo Suela Jadi Penghuni RTLH

Polemik

Ormas Sasaka Nusantara NTB, Dukung Polri di Bawah Presiden.

Polemik

ARB Minta KPK Selidiki Dugaan Perubahan Kawasan Hutan Lindung dan Konservasi Menjadi SHM dan HGB di NTB

Polemik

Perkara Tanah Tempat Berdirinya Rubbid Jump di Gili Trawangan Masuk di Mahkamah Agung.

Polemik

Terkait Rona Rona Di Labulia, Anggota BPD Angkat Bicara

Polemik

Miq Gita Ariadi Siap Dilantik Sebagai PJ Gubernur NTB

Polemik

Polres Loteng Selidiki Kasus Pernikahan Anak di Bawah Umur.

Polemik

Merasa Dirugikan, A Karim Gugat DPP Partai Berkarya ke PN Mataram