Ketua Komite Ponpes Abdul Barokat Kecamatan Jonggat Liburkan Sementara 450 Santriwati dan Kondosifkan Isu Yang Beredas dI Media Sosial.
Mandalikatoday-Lombok Tengah,(NTB) — Komite Pondok Pesantren Abdul Barokat (AB) di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, memutuskan meliburkan sementara sekitar 450 santriwati ke rumah masing-masing, menyusul memanasnya isu yang beredar luas di media sosial terkait lembaga pendidikan tersebut.
Langkah ini diambil sebagai upaya menenangkan suasana, memberi kesempatan wali santri berkonsultasi, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan ponpes. Pihak komite juga mengeluarkan pernyataan resmi untuk mengkondisikan berbagai informasi yang berkembang di ruang publik.
Dalam pernyataannya, Ketua Komite, sekaligus guru pengasuh Santriwati Ponpes Abdul Barokat, Sarfaan menyampaikan keprihatinan atas beredarnya berita dan narasi yang belum terverifikasi. Pihaknya meminta seluruh pihak, khususnya wali santri dan masyarakat luas, untuk tidak mudah terprovokasi dan menunggu hasil pemeriksaan aparat penegak hukum yang sedang berjalan secara objektif dan transparan.
“Kami memohon agar tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Biarkan proses hukum berjalan dan memberikan jawaban yang adil bagi semua pihak. Kepentingan pendidikan dan keamanan para santri adalah prioritas utama kami,” ujar Sarfan juru bicara komite.
Pihaknya juga menegaskan tetap berkoordinasi dengan kepolisian, Kementerian Agama, serta pihak berwenang lainnya guna mengklarifikasi setiap temuan dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Santriwati diharapkan kembali ke ponpes pada waktu yang telah ditetapkan setelah situasi dianggap kondusif. ‘karena saat ini santri sedang Mid,” Kata Sarfan.
“Komite berharap langkah ini dapat meredakan ketegangan, meluruskan pemahaman yang keliru, serta mengembalikan ketenangan di tengah masyarakat Lombok Tengah,” Tutupnya.
(jb)
Sarpan.









