Cegah Pertikaian Meluas: 1 SST Personel Kodim Loteng Bubarkan Konsentrasi Massa Di Jln. Bypass Bandara - Mandalika - Mandalikatoday




Home / Polemik

Rabu, 21 Februari 2024 - 20:23 WIB

Cegah Pertikaian Meluas: 1 SST Personel Kodim Loteng Bubarkan Konsentrasi Massa Di Jln. Bypass Bandara – Mandalika

Cegah Pertikaian Meluas: 1 SST Personel Kodim Loteng Bubarkan Konsentrasi Massa Di Jln. Bypass Bandara – Mandalika

Mandalikatoday-Lombok Tengah,(NTB) – Dalam upaya untuk mencegah pertikaian yang dapat berpotensi meluas, 1 SST (Satuan Setingkat Peleton) personel Kodim 1620/ Loteng bersama Polres dan sat Brimob Loteng bubarkan konsentrasi massa yang terjadi di Jln Bypass Bandara – Mandalika Desa Ketare, kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

Kejadian tersebut bermula dari adanya kesalah pahaman antara warga Desa ketare dan Desa Segala Anyar yang terprovokasi oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab sehingga memicu terjadinya keributan besar yang menimbulkan korban jiwa pada beberapa bulan yang lalu.

Baca Juga :  LSM NGO Praya Bersatu Akan Gelar Aksi Demo dan Minta BAZNAS Loteng Transparansi Kelola Dana Umat.

Dandim 1620/Loteng Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara bersama Danramil 02/Pujut Kapten Inf Afifudin Nur dengan sigap, 1 SST personel diterjunkan langsung turun ke lokasi bersama Polres Loteng untuk melakukan pengamanan terhadap konsentrasi masa yang membawa Sajam berbagai jenis untuk melakukan penyerangan ke warga Desa Segala Anyar.

“Sebelum itu terjadi tindakan preventif kami ambil dengan melakukan komunikasi bersama tokoh masyarakat di tengah tengah konsentrasi masa guna menghindari eskalasi konflik yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.

Menurutnya, tindakan yang dilakukan tersebut merupakan tindakan pencegahan dini dan menyentuh, sehingga konsentrasi masa yang akan melakukan tindakan penyerangan dapat ditangani tanpa menggunakan kekerasan yang dapat memicu konflik baru.

Baca Juga :  Terlapor Mangkir, Mediasi Sengketa Lahan Gunung Malang di BPN Lombok Timur Batal

“Kami turun ke lapangan bersama personel Polres Loteng untuk memastikan situasi tetap terkendali dan tidak berujung pada bentrokan yang merugikan semua pihak,” ungkapnya.

Tidak hanya melakukan pembubaran massa, personel Kodim 1620/Loteng juga melakukan pendekatan persuasif untuk mengajak seluruh masyarakat yang membawa berbagai macam sajam untuk membubarkan diri dengan tertib. Langkah-langkah tersebut berhasil dilakukan tanpa adanya kekerasan dan konflik yang berarti.

Selain itu, pihak Kodim 1620/Loteng juga melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian setempat untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama proses pembubaran massa tersebut berlangsung.

Baca Juga :  ARB Desak LHK dan BKSDA NTB Pastikan Tak Ada SHM, HGB, dan Alih Fungsi di Kawasan Hutan Negara.

Situasi di Jln Bypass Bandara – Mandalika Desa Ketare telah kembali kondusif dan lalu lintas pun berjalan dengan lancar. Selain itu Kodim 1620/ Loteng bersama Polres Loteng terus menghimbau kepada masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan yang sudah terjadi beberapa bulan yang lalu secara damai dan menghindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum dan melanggar hukum.

“Dengan langkah preventif yang diambil oleh Kodim 1620/Loteng, diharapkan kejadian serupa dapat dicegah di masa yang akan datang, dan situasi keamanan dan ketertiban di Desa Ketare maupun Segala Anyar tetap terjaga dengan baik,” tandasnya.

MT-01

Share :

Baca Juga

Polemik

Wakil Bupati Lombok Tengah Sambut Baik Aksi Unjuk Rasa Guru Honorer Non Database.

Polemik

Ketua Koni M.SQ Resmi Melaporkan Oknum Panitia Musorkab Yang Diduga Palsukan Stempel ke Mapolres Lombok Tengah.

Polemik

AMARAH NTB Ajukan Permohonan Penetapan Tersangka Terkait Dugaan Aliran Dana Pokir Anggota DPRD NTB

Polemik

ARB Desak LHK dan BKSDA NTB Pastikan Tak Ada SHM, HGB, dan Alih Fungsi di Kawasan Hutan Negara.

Peristiwa

Dishub Lombok Tengah Tanggap Tangani Laporan PJU Mati

Headline

Kapolsek Jonggat Pilih Jalan Tengah, Utamakan Mediasi Cegah Konflik Sengketa Tanah Wakaf

Polemik

Oktavia Utami SH.M.Kn Penasehat Hukum Anak dan Bapak Masuk Bui Memohon Penundaan Perkara Pidananya.

Polemik

Sasaka Nusantara NTB Surati Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto Ultimatum: Minta Tuntaskan Kasus Dana Siluman DPRD Provinsi NTB Sampai Tuntas